Sky-Watcher BK909 NEQ2 Jadi Andalan Astronom dalam Observasi Hilal
Teleskop ini termasuk jenis refraktor yang memiliki panjang fokus sekitar 900 mm dengan diameter lensa objektif 90 mm.Teleskop ini termasuk jenis refraktor yang memiliki panjang fokus sekitar 900 mm dengan diameter lensa objektif 90 mm.-Foto IST -
OKINEWS.CO - Dalam praktik astronomi masa kini, observasi hilal menjadi kegiatan penting yang berkaitan langsung dengan penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah.
Untuk mendukung proses tersebut, para astronom memanfaatkan perangkat optik dengan kemampuan tinggi, salah satunya teleskop BK909 NEQ2 dari Sky-Watcher.
Instrumen ini dikenal mampu memberikan kestabilan pengamatan sekaligus kualitas visual yang tajam, sehingga objek langit yang sangat tipis seperti bulan sabit muda dapat diamati dengan lebih jelas.
Spesifikasi Optik dan Kemampuan Pengamatan
BACA JUGA:Teknologi LumaColor Realme Uji Akurasi Warna Kamera di Shenzhen
BACA JUGA:Poco C85 Tawarkan Layar Lebar dan Desain Kekinian
Teleskop ini termasuk jenis refraktor yang memiliki panjang fokus sekitar 900 mm dengan diameter lensa objektif 90 mm.
Kombinasi tersebut memungkinkan terciptanya pembesaran yang optimal dengan ketajaman citra yang baik.
Dalam pengamatan hilal, spesifikasi ini menjadi faktor penting karena bulan sabit awal biasanya terlihat sangat redup dan berada dekat garis cakrawala.
Oleh karena itu, perangkat dengan kemampuan menangkap cahaya secara maksimal sangat dibutuhkan agar objek dapat terlihat lebih jelas.
BACA JUGA:Pilihan HP Awet dan Tangguh di Bawah Rp2 Juta untuk 2026: Baterai Besar Serta Harga Terjangkau
BACA JUGA:Pilihan Kamera Terbaik untuk Filmmaker di 2026
Peran Sistem Mount Equatorial NEQ2
Salah satu komponen penting pada teleskop ini adalah mount equatorial tipe NEQ2.
Sumber: