Standar Global di Palembang: Siloam Perkuat Layanan Jantung dan Tulang
Siloam gelar Simposium Palembang 2026 di Aryaduta Hotel, Sabtu (17/1), memperkuat SDM medis dan inovasi layanan jantung serta ortopedi berstandar global melalui kolaborasi multidisiplin dan evidence-based medicine.-Foto: Ist-
OKINEWS.CO - Dalam upaya mempertegas komitmennya menghadirkan layanan kesehatan berkelas internasional, Siloam International Hospitals terus memperkuat kompetensi tenaga medis sekaligus mengedepankan praktik kedokteran berbasis bukti atau evidence-based medicine.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk memastikan setiap tindakan medis dilakukan sesuai standar ilmiah terbaru demi keselamatan pasien.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Siloam Simposium Palembang 2026 yang mengusung tema “Synergy in Motion: Orthopedic and Cardiovascular Innovations”.
Kegiatan ilmiah ini digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Ballroom II Aryaduta Hotel, Palembang.
BACA JUGA:Tren Mask Gel Glad2Glow yang Bikin Wajah Makin Fresh
BACA JUGA:Review Lengkap iPad Gen 11: Fitur, Warna, Harga & Spesifikasi
Simposium ini merupakan kolaborasi antara Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang, Siloam Hospitals Mampang, dan Siloam Heart Hospital.
Sinergi antarunit tersebut menjadi wujud nyata integrasi layanan dan pengembangan keilmuan di lingkungan Siloam Group.
Acara ini dirancang sebagai forum edukasi medis berkelanjutan bagi para tenaga kesehatan, khususnya dokter dan praktisi medis dari Palembang serta berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Tidak hanya menjadi ajang pembaruan ilmu, kegiatan ini juga memperkuat jejaring profesional serta mendorong penerapan inovasi medis terkini dalam praktik klinis sehari-hari.
BACA JUGA:Kenali 3 Shade Wardah Colorfit yang Sedang Trending
BACA JUGA:Praktis & Multifungsi, Spray Serum Wardah Jadi Andalan Baru
Associate Director Commercial Siloam International Hospitals, Angelia Agustine, menjelaskan bahwa simposium ini secara khusus dirancang untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara bidang kardiovaskular dan ortopedi.
Menurutnya, pendekatan multidisiplin menjadi kunci dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan modern.
Sumber: