Sky-Watcher BK909 NEQ2 Jadi Andalan Astronom dalam Observasi Hilal

Sky-Watcher BK909 NEQ2 Jadi Andalan Astronom dalam Observasi Hilal

Teleskop ini termasuk jenis refraktor yang memiliki panjang fokus sekitar 900 mm dengan diameter lensa objektif 90 mm.Teleskop ini termasuk jenis refraktor yang memiliki panjang fokus sekitar 900 mm dengan diameter lensa objektif 90 mm.-Foto IST -

Sistem ini berfungsi mengikuti pergerakan benda langit yang terjadi akibat rotasi bumi.

Dengan pengaturan pada sumbu rektasensio dan deklinasi yang bergerak halus, teleskop dapat diarahkan secara akurat menuju posisi bulan tanpa gangguan pergeseran berarti.

Stabilitas ini menjadi aspek krusial karena hilal hanya muncul dalam waktu singkat setelah matahari terbenam.

Dukungan Finder Scope dan Kualitas Lensa

Perangkat ini juga dilengkapi finder scope yang memudahkan pengguna dalam menemukan objek langit secara cepat.

Selain itu, penggunaan lensa berkualitas tinggi membantu mengurangi distorsi warna dan menghasilkan tampilan yang lebih bersih.

Dalam observasi hilal, kejernihan visual sangat menentukan karena astronom harus mampu membedakan cahaya bulan yang tipis dari cahaya senja yang masih mendominasi langit.

Tahapan Penggunaan dalam Observasi Hilal

Dalam pelaksanaannya, astronom menggunakan teleskop ini melalui prosedur yang sistematis.

Pertama, alat dipasang pada permukaan yang stabil lalu disejajarkan dengan arah kutub menggunakan sistem mount equatorial.

Setelah proses penyelarasan selesai, teleskop diarahkan ke posisi bulan berdasarkan data koordinat astronomi.

Penyesuaian fokus dilakukan secara bertahap hingga bentuk hilal terlihat jelas.

Pemilihan lensa okuler dengan tingkat pembesaran tertentu juga disesuaikan dengan kondisi atmosfer dan tingkat kecerahan langit.

Fungsi Teleskop bagi Astronom

Bagi para astronom, fungsi teleskop ini tidak terbatas pada pengamatan hilal saja.

Sumber: