Setop Overtraining! Ini Timing yang Paling Efektif dan Aman Selama Ramadan

Setop Overtraining! Ini Timing yang Paling Efektif dan Aman Selama Ramadan

Panduan lengkap waktu dan jenis olahraga saat puasa agar tetap fit, aman, dan terhindar dari dehidrasi.-Foto: Ist-

Strategi ini membantu tubuh memiliki stok energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.

Namun, tetap pilih latihan ringan agar tidak terlalu menguras tenaga.

Jenis Olahraga yang Disarankan Saat Puasa

Ahmed Al Sayed menekankan pentingnya tiga komponen utama dalam kebugaran, yaitu latihan kekuatan, kardio, dan fleksibilitas.

Kehilangan massa otot selama puasa dapat memperlambat metabolisme, sehingga latihan kekuatan tetap perlu dilakukan, meski dengan intensitas terkontrol.

Untuk kardio, ia menyarankan durasi maksimal 30 menit per sesi dengan tempo stabil dan intensitas ringan.

Tujuannya bukan mengejar performa, melainkan menjaga kebugaran dan membantu pembakaran lemak secara aman.

Perlu dipahami, tubuh dalam kondisi puasa lebih rentan mengalami dehidrasi.

Saat energi menipis, tekanan darah bisa turun, terutama di awal atau setelah latihan.

Karena itu, pemanasan dan pendinginan tidak boleh dilewatkan guna mencegah pusing atau cedera.

Intinya, olahraga saat puasa tetap memungkinkan asalkan dilakukan dengan perencanaan matang.

Memilih waktu yang tepat, menjaga intensitas, serta memastikan tubuh terhidrasi dengan baik menjadi kunci agar tetap fit tanpa mengorbankan kesehatan.

Sumber: