Tubuh Mungil Bukan Sekadar Genetik, Waspadai Jejak Sindrom Turner!

Tubuh Mungil Bukan Sekadar Genetik, Waspadai Jejak Sindrom Turner!

Waspadai gangguan pertumbuhan pada anak perempuan! Sindrom Turner bisa dideteksi sejak fase bayi hingga remaja. Jangan abaikan jika tinggi badan anak jauh di bawah rata-rata. Simak panduan lengkap mengenali gejalanya di sini. #SindromTurner #KesehatanAnak-Foto : ist-

OKINEWS.CO - Pertumbuhan anak perempuan seringkali dianggap sebagai proses yang alami dan seragam.

Namun, orang tua perlu memiliki kepekaan ekstra jika melihat adanya ketertinggalan fisik yang signifikan pada sang buah hati.

Salah satu kondisi genetik yang wajib diwaspadai namun jarang disadari sejak dini adalah Sindrom Turner.

Kondisi ini terjadi akibat hilangnya sebagian atau seluruh kromosom X pada perempuan, yang berdampak luas pada perkembangan fisik dan fungsi reproduksi. 

BACA JUGA:Jangan Sampai Lupa! Ini 10 Peralatan Penting Saat Mendaki Gunung

BACA JUGA:Bye-bye Noise! Rahasia Video Konser Cinematic Cuma Pake Galaxy S26 Ultra.

Mengenal Gejala Sejak Fase Bayi

Deteksi dini sebenarnya bisa dimulai sejak bayi baru lahir.

Salah satu ciri fisik yang paling mencolok pada bayi dengan Sindrom Turner adalah adanya pembengkakan (limfedema) pada tangan dan kaki.

Selain itu, bayi mungkin memiliki lipatan kulit ekstra di bagian leher (webbed neck) dan garis rambut yang rendah di bagian belakang kepala.

Masalah makan dan kenaikan berat badan yang lambat juga sering menjadi indikator awal yang sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter spesialis anak.

BACA JUGA:Mewah Tak Harus Mahal: Jam Tangan Vintage Di Bawah Sejuta!

BACA JUGA:ASUS ROG Menggila: Tiga Jagoan Baru Resmi Mendarat di Indonesia!

Masa Kanak-kanak: Tren Pertumbuhan yang Melambat

Sumber: