Setop Overtraining! Ini Timing yang Paling Efektif dan Aman Selama Ramadan

Setop Overtraining! Ini Timing yang Paling Efektif dan Aman Selama Ramadan

Panduan lengkap waktu dan jenis olahraga saat puasa agar tetap fit, aman, dan terhindar dari dehidrasi.-Foto: Ist-

Hindari latihan kardio berat atau angkat beban intens karena berisiko menguras energi terlalu cepat.

2. Sekitar Satu Jam Setelah Makan Malam

Bagi yang ingin fokus pada latihan kekuatan, waktu ini tergolong ideal.

Setelah berbuka dan memberi jeda sekitar satu jam agar makanan tercerna, tubuh memiliki energi yang cukup untuk latihan beban.

Meski kardio berat kurang disarankan dalam kondisi perut kenyang, latihan kekuatan bisa membantu menjaga massa otot.

Pastikan tetap mengonsumsi air putih yang cukup agar tubuh terhidrasi optimal sebelum memulai sesi latihan.

3. Pukul 23.00–02.00 Dini Hari

Untuk mereka yang terbiasa begadang atau night owl, rentang waktu ini justru dianggap paling menguntungkan.

Tubuh sudah mendapatkan asupan nutrisi, cairan tercukupi, dan suhu udara relatif lebih sejuk dibanding siang hari.

Jika sempat beristirahat di sore hari, latihan malam bisa terasa lebih nyaman.

Selain itu, masih ada waktu tidur beberapa jam sebelum sahur, sehingga pola istirahat tetap terjaga.

4. Pukul 03.00–04.00 Pagi Sebelum Sahur

Alternatif lain adalah berolahraga menjelang sahur.

Pada waktu ini, tubuh masih memiliki cadangan energi dari makan malam sebelumnya.

Anda juga bisa langsung minum dan makan setelah sesi latihan selesai.

Sumber: