Pembelajaran Koding dan AI Mulai Diperkuat di Sekolah melalui Program ImajiNation 2026
Program ImajiNation 2026 mulai memperkuat pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (AI) di sekolah sebagai upaya meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir logis, serta literasi digital peserta didik. Melalui pembelajaran berbasis teknologi dan pro-Foto_ist-
OKINEWS.CO - Perkembangan teknologi digital mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi.
Keterampilan menggunakan teknologi kini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan perangkat, tetapi juga mencakup cara berpikir logis, memahami informasi, memecahkan masalah, serta menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
Melalui Program ImajiNation 2026, pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai diperkuat sebagai bagian dari upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi perubahan di masa depan.
Program ini diharapkan dapat membuka ruang belajar yang lebih kreatif dan interaktif.
BACA JUGA:HP Baru Samsung dan Redmi Siap Masuk Indonesia, Penggemar Gadget Wajib Pantau
BACA JUGA:Kipas Goojodoq Lahir, AC Rumah Terancam Jadi Pajangan Doang!
Siswa tidak hanya diperkenalkan pada teknologi sebagai pengguna, tetapi juga diajak memahami cara kerja dasar sistem digital serta memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan ide dan menyelesaikan persoalan.
Pembelajaran dapat dilakukan melalui kegiatan praktik, proyek sederhana, permainan edukatif, serta penyelesaian masalah yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan peserta didik.
Penguatan pembelajaran koding dan AI sejalan dengan arah transformasi pendidikan digital di Indonesia.
Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional, analisis data, pemahaman algoritma, kreativitas, serta etika dalam penggunaan teknologi.
BACA JUGA:Kejutan Huawei! Pura Series Tak Naik Harga di Tengah Persaingan Sengit
BACA JUGA:Hijab Sering Melorot Bikin Emosi? Ini Juru Selamat yang Wajib Ada di Lemarimu!
Pendekatan pembelajarannya juga disesuaikan dengan perkembangan peserta didik pada setiap jenjang.
Pada jenjang sekolah dasar, pembelajaran dapat dimulai melalui kegiatan sederhana yang melatih kemampuan menyusun langkah, mengenali pola, dan memecahkan masalah.
Sumber: