Suzuki Easy 115 2026 vs Nex II Crossover: Kembar Platform, Beda Karakter

Suzuki Easy 115 2026 vs Nex II Crossover: Kembar Platform, Beda Karakter

Suzuki kembali memainkan strategi efisiensi platform lewat kehadiran Easy 115 model 2026. Skutik ini berdiri di fondasi yang sama dengan Nex II Crossover-Foto: IST-

OKINEWS.CO - Suzuki kembali memainkan strategi efisiensi platform lewat kehadiran Easy 115 model 2026. Skutik ini berdiri di fondasi yang sama dengan Nex II Crossover, segmen skuter entry-level beraroma semi-adventure.

Meski DNA teknisnya identik, Suzuki memberi pembeda jelas lewat desain bodi, posisi berkendara, dan pendekatan fitur agar Easy 115 tampil sebagai opsi yang lebih segar untuk pengguna urban.

Desain: Lebih Rapi vs Lebih Agresif

Easy 115 tampil dengan garis bodi yang lebih ramping dan proporsional. Kesan “berat” khas Nex II Crossover dikurangi, diganti dengan tampilan yang lebih bersih dan modern.

Windshield dibuat lebih tipis, sementara setang yang lebih rendah dan melebar—sekitar 765 mm—memberi kontrol lebih presisi saat bermanuver di lalu lintas kota.

BACA JUGA:15 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Awal 2026, Irit BBM dan Ideal untuk Harian

BACA JUGA:Rekomendasi HP realme Terbaru 2026: Fitur Canggih dan Harga Terbaru

Sebaliknya, Nex II Crossover masih mempertahankan gaya tangguh dengan setang telanjang dan fascia depan yang tebal.

Aura petualang lebih kuat, meski konsekuensinya adalah tampilan yang terasa lebih kasar untuk penggunaan harian.

Easy 115 mencoba mengisi celah itu dengan visual yang lebih ringan dan pilihan warna cerah yang mencolok, menyasar pengguna muda yang ingin tampil beda tanpa kehilangan kesan praktis.

BACA JUGA:Pilihan Motor Yamaha Terbaik 2026 untuk Aktivitas Sehari-hari

BACA JUGA:Mobil Terbaru 2026 yang Wajib Dibeli, Ini Alasannya

Mesin dan Dimensi: Sama Persis, Jangan Dibesar-besarkan

Di sektor mekanis, tidak ada kejutan. Keduanya mengandalkan mesin 112,8 cc berpendingin udara dengan sistem injeksi bahan bakar dan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP).

Tenaga berada di kisaran 9 dk dengan torsi sekitar 8,5–8,6 Nm—cukup untuk kebutuhan komuter, tapi jelas bukan untuk mengejar performa agresif.

Efisiensi bahan bakar masih menjadi nilai jual utama, dengan konsumsi sekitar 44 hingga 49 km per liter. Bobot sekitar 94 kg, ground clearance 150 mm, roda 14 inci, serta ban dual purpose dipertahankan tanpa perubahan.

Sumber: