Mesin Hybrid Jadi Andalan
Masuk ke sektor performa, Kijang Super 2026 diprediksi tidak lagi mengandalkan mesin konvensional sepenuhnya.
Teknologi hybrid disebut-sebut menjadi pilihan utama untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, konsumsi BBM diperkirakan bisa mencapai sekitar 25 km per liter.
Angka ini tentu menjadi daya tarik tersendiri, terutama di tengah tren kendaraan hemat energi.
Selain efisiensi, mobil ini juga dirancang memiliki tenaga yang cukup untuk kebutuhan keluarga, termasuk saat melibas tanjakan atau membawa beban penuh.
Interior Lebih Nyaman dan Fitur Kekinian
Berbeda jauh dari versi lamanya, kabin Kijang Super terbaru diperkirakan mengalami transformasi besar.
Interior akan tampil lebih modern dengan material yang lebih premium, sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.
Mobil ini tetap mengusung konfigurasi tiga baris kursi dengan kapasitas tujuh penumpang.
Fleksibilitas kursi juga menjadi perhatian, guna menunjang kebutuhan perjalanan keluarga.
Dari sisi fitur, peningkatan signifikan juga diprediksi terjadi.
Sistem keselamatan modern seperti rem ABS hingga fitur pendukung lainnya kemungkinan akan disematkan, menjawab tuntutan pasar saat ini.
Harga Diprediksi Tetap Bersahabat
Meski membawa teknologi baru, Kijang Super 2026 disebut akan tetap menyasar segmen keluarga menengah.
Harga varian hybrid diperkirakan mulai dari Rp240 jutaan.