Kedua layar telah mendukung HDR10+, Dolby Vision, serta warna 10-bit dengan validasi Pantone untuk memastikan akurasi warna profesional.
Perlindungan Gorilla Glass Ceramic 3 membuat layar lebih tangguh terhadap goresan.
Walau membawa layar besar, bodinya tetap ramping dengan ketebalan sekitar 4,6 mm saat terbuka dan 9,9 mm ketika dilipat.
Bobotnya 244 gram, masih tergolong ringan di kelas foldable book-style.
Performa Flagship dan Dukungan Jangka Panjang
Untuk dapur pacu, Motorola membekali Razr Fold dengan prosesor Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan RAM LPDDR5X 16GB dan penyimpanan hingga 1TB di beberapa wilayah.
Kombinasi ini dirancang untuk multitasking berat, gaming, dan produktivitas profesional.
Ponsel ini menjalankan Android 16 serta dijanjikan pembaruan sistem dan keamanan selama tujuh tahun.
Komitmen tersebut menunjukkan fokus Motorola pada pengalaman jangka panjang, sesuatu yang kini semakin dicari pengguna flagship.
Dari sisi daya, baterai silikon-karbon berkapasitas 6000mAh menjadi salah satu keunggulan.
Fitur pengisian meliputi fast charging 80W, wireless 50W, serta reverse wired 5W untuk mengisi perangkat lain.
Kamera Flagship, Rekam 8K Dolby Vision
Sektor fotografi menjadi sorotan utama.
Konfigurasi kamera belakangnya mencakup tiga sensor 50MP, yakni kamera utama Sony LYTIA 828 dengan OIS, kamera ultra-wide yang mendukung makro, serta telefoto periskop dengan zoom optik 3x dan stabilisasi optik.
Untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera 32MP di layar penutup dan kamera 20MP di layar utama.
Kemampuan video mencapai resolusi 8K dengan dukungan Dolby Vision, didukung teknologi AI yang meningkatkan kualitas warna, dynamic range, serta performa malam hari.