Kebiasaan Hidup Orang Jepang
Buku Ikigai juga membahas kebiasaan hidup masyarakat Jepang yang mendukung kesehatan fisik dan mental.
Penulis menyoroti pola makan seimbang, aktivitas fisik ringan namun konsisten, serta hubungan sosial yang erat sebagai faktor penting dalam kehidupan panjang dan bahagia.
Rutinitas sederhana ini menjadi bagian dari Ikigai yang dijalani secara alami, bukan sebagai tekanan.
“Memiliki alasan untuk bangun setiap pagi memberi energi yang jauh lebih kuat dibanding motivasi sesaat,” ungkap Miralles yang dikutip okinews.co dalam bukunya.
Kutipan ini menggambarkan bagaimana Ikigai berperan sebagai sumber semangat jangka panjang, bukan dorongan instan yang mudah hilang.
Hubungan Ikigai dan Kesehatan Mental
Selain membahas gaya hidup, buku ini juga mengaitkan Ikigai dengan kesehatan mental.
Memiliki tujuan hidup diyakini dapat membantu seseorang menghadapi stres, kecemasan, dan tekanan hidup modern.
Buku ini menyampaikan bahwa orang yang mengetahui alasan hidupnya cenderung lebih tenang dalam menghadapi perubahan dan tantangan.
Penulis menekankan bahwa Ikigai bukan sesuatu yang harus ditemukan sekaligus, melainkan dapat berkembang seiring waktu.
Proses pencarian tersebut justru menjadi bagian penting dari perjalanan hidup seseorang.
Relevansi di Era Modern
Di tengah kehidupan yang serba cepat dan kompetitif, buku Ikigai menawarkan pendekatan berbeda tentang kesuksesan.
Kesuksesan tidak diukur dari materi semata, melainkan dari rasa puas, damai, dan konsistensi menjalani hidup sesuai nilai pribadi.
Karena itulah, buku ini diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga profesional.