Cara Kerja yang Intuitif dan Berbasis Visual
Google merancang pengalaman penggunaan Lyria 3 agar semudah mungkin.
Melalui antarmuka Gemini, Anda cukup mengakses menu khusus pembuatan musik dan mengetikkan imajinasi Anda.
Perintahnya bisa sangat spesifik, mulai dari genre seperti lo-fi atau afrobeat, hingga nuansa emosional seperti melankolis atau ceria.
Sebagai contoh, Anda bisa mengetik: "Buatkan lagu bernuansa nostalgia tentang kenangan masa kecil saat memasak bersama ibu di dapur, balut dalam irama afrobeat yang ceria."
Namun, keajaiban sesungguhnya terletak pada dukungan input visual.
Lyria 3 tidak hanya "membaca", tetapi juga "melihat".
Anda bisa mengunggah foto atau video, misalnya momen anjing peliharaan Anda berlarian di hutan—lalu meminta Gemini untuk menganalisis suasana visual tersebut dan mengubahnya menjadi soundtrack yang pas.
Ekosistem yang Terintegrasi
Setiap karya musik yang dihasilkan tidak akan tampil polos.
Google mengintegrasikan Lyria 3 dengan Nano Banana untuk secara otomatis membuatkan cover art (sampul album) yang unik untuk setiap trek.
Hasil audio dan visual ini dapat diunduh, dibagikan melalui tautan, atau langsung digunakan sebagai musik latar untuk konten media sosial Anda.
Ketersediaan dan Aksesibilitas
Kabar baiknya, inovasi ini bisa dinikmati secara gratis.
Saat ini, Lyria 3 mulai digulirkan untuk pengguna Gemini AI versi desktop melalui browser web, dengan rencana ekspansi ke aplikasi seluler dalam skala global di waktu mendatang.
Fitur ini dibatasi untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas dan sudah mendukung berbagai bahasa, mulai dari Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Portugis, hingga bahasa Asia seperti Jepang, Korea, dan Hindi.