Di sisi lain, Strava kuat dalam menyediakan statistik yang detail, seperti tempo lari, elevasi, dan perbandingan performa dari waktu ke waktu.
Namun Strava juga memiliki kekurangan.
Banyak pengguna merasa tampilan statistiknya terlalu kompleks untuk pelari pemula yang hanya ingin mencatat lari santai tanpa harus menganalisis data mendalam.
Selain itu, beberapa fitur terbaik Strava, seperti analisis performa lanjutan dan akses ke tantangan eksklusif, hanya tersedia bagi pengguna berlangganan premium.
Adidas Running App, yang sebelumnya dikenal sebagai Runtastic, muncul sebagai saingan kuat Strava dengan pendekatan yang lebih sederhana dan mudah digunakan.
Aplikasi ini menyediakan pelacakan GPS yang akurat dan antarmuka yang lebih ramah bagi pemula.
Adidas Running App menawarkan panduan latihan bagi pengguna yang ingin meningkatkan kemampuan mereka secara bertahap.
Fitur seperti pelacakan kalori, detak jantung, dan rencana latihan membuat aplikasi ini populer di kalangan pelari yang lebih fokus pada kebugaran umum dibanding kompetisi.
Kelebihan lain dari Adidas Running App adalah integrasi yang baik dengan perangkat wearable dan sensor kebugaran, serta statistik yang mudah dipahami.
Namun, kekurangan aplikasi ini adalah komunitasnya yang tidak sebesar Strava.
Meskipun memiliki fitur sosial, jumlah grup dan tantangan lari yang tersedia masih lebih sedikit dibanding Strava, sehingga bagi pengguna yang mencari persaingan atau interaksi sosial intens mungkin merasa kurang.
Masyarakat sering kali memilih aplikasi berdasarkan tujuan lari mereka.
Pelari yang menikmati aspek sosial, persaingan segmen, dan ingin terhubung dengan komunitas global cenderung memilih Strava.
Sementara itu, pelari yang baru memulai atau ingin aplikasi yang sederhana dan intuitif lebih sering memilih Adidas Running App.
Preferensi ini juga dipengaruhi oleh tujuan individu; mereka yang ingin meningkatkan kebugaran secara bertahap lebih menyukai fitur panduan latihan Adidas Running App, sedangkan yang ingin tantangan dan pencapaian prestasi sering kembali ke Strava.
Kedua aplikasi tersebut mencerminkan perkembangan teknologi dalam gaya hidup sehat masyarakat.