Jangan Anggap Sepele! Makanan Favorit Ini Ternyata Bisa Berdampak Buruk
Tahukah Anda? Beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari seperti daging olahan, gorengan dari minyak jelantah, makanan cepat saji, hingga makanan tinggi gula dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.-ist-
OKINEWS.CO - Pola makan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, makanan juga dapat memengaruhi risiko munculnya berbagai penyakit kronis, termasuk kanker.
Meski tidak ada satu jenis makanan yang secara langsung menyebabkan kanker, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan tertentu secara berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risikonya.
Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam memilih makanan sehari-hari.
BACA JUGA:HP Baru Lagi? Nothing Lempar Teaser Misterius yang Bikin Kepo!
BACA JUGA:Jangan Lihat Dompet! 12 Makeup Terbaru Rilisan Mei 2026 di BeauPicks Ini Bikin Nagih
Mengurangi konsumsi makanan berisiko dan memperbanyak makanan bergizi merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.
Salah satu makanan yang perlu dibatasi adalah daging olahan, seperti sosis, nugget, ham, bacon, dan kornet.
Produk ini umumnya mengandung bahan pengawet seperti nitrit dan nitrat yang dalam kondisi tertentu dapat membentuk senyawa berpotensi meningkatkan risiko kanker, terutama kanker usus besar apabila dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus.
Selain daging olahan, daging merah yang dikonsumsi dalam jumlah besar juga sebaiknya dibatasi.
BACA JUGA:Kantong Bolong Demi 2nm: Galaxy S27 Ultra Siap Bikin Dompet Menangis!
BACA JUGA:Kulit Kering Auto Minggat, Moisturizer SCORA Siap Jadi Penyelamat Skin Barrier Kamu!
Mengolah daging dengan cara dibakar hingga gosong atau dipanggang pada suhu sangat tinggi dapat menghasilkan senyawa yang diduga bersifat karsinogenik.
Oleh karena itu, memilih metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dengan suhu yang tepat menjadi pilihan yang lebih sehat.
Sumber: