Bukan Cuma Berat Badan, Makanan Berlemak Ternyata Bisa Bikin Rambut Menipis

Bukan Cuma Berat Badan, Makanan Berlemak Ternyata Bisa Bikin Rambut Menipis

Rambut rontok ternyata tidak hanya dipengaruhi faktor genetik, stres, atau hormon. Studi terbaru mengungkap konsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan dapat memengaruhi kesehatan folikel rambut dan meningkatkan risiko kerontokan. Karena itu, menjaga -Foto: IST-

OKINEWS.CO - Masalah rambut rontok menjadi salah satu keluhan yang sering dialami banyak orang, baik pria maupun wanita.

Selama ini faktor genetik, stres, perubahan hormon, hingga penggunaan produk perawatan tertentu sering disebut sebagai penyebab utama.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa pola makan juga memiliki peran penting terhadap kesehatan rambut, terutama konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.

Sejumlah peneliti menemukan bahwa pola makan tinggi lemak dapat memengaruhi kondisi folikel rambut yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya rambut.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Aksesoris: Tren Phone Strap Jadi Solusi Ampuh Cegah HP Raib Dipepet Copet!

BACA JUGA:Bukan Jaket Biasa: Rahasia Tampil Auto Streetwear Tanpa Ribet Pakai Hoodie Fleece

ka tubuh menerima asupan lemak berlebih dalam jangka waktu lama, berbagai proses biologis dapat terganggu, termasuk kemampuan sel punca rambut untuk melakukan regenerasi secara optimal.

Dalam penelitian tersebut, pola makan yang kaya lemak diketahui dapat mempercepat proses penuaan sel pada folikel rambut.

Akibatnya, kemampuan rambut untuk tumbuh kembali menjadi berkurang.

Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, rambut dapat menjadi lebih tipis dan kerontokan terjadi lebih sering dibandingkan kondisi normal.

BACA JUGA:Revolusi Cuci Baju Tanpa Air: Pena Ajaib Ini Bikin Noda Membandel Langsung Minder! 

BACA JUGA:Cuaca Panas Ekstrem? Ini 6 Parfum Morris Fresh yang Bikin Kamu Bebas Bau Matahari!

Para ahli menjelaskan bahwa makanan tinggi lemak tidak secara langsung menyebabkan seseorang mengalami kebotakan.

Namun, konsumsi berlebihan dapat menciptakan lingkungan biologis yang kurang sehat bagi pertumbuhan rambut.

Sumber: