MacBook Air M2 vs M3 untuk Kerja, Mana yang Lebih Worth It?

MacBook Air M2 vs M3 untuk Kerja, Mana yang Lebih Worth It?

MacBook Air M2 atau M3? Keduanya menawarkan desain tipis dan ringan, performa mumpuni, serta baterai tahan lama untuk menunjang pekerjaan, kuliah, hingga aktivitas kreatif. Tinggal sesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan budget kamu!-foto:gemini-

Konfigurasinya dapat menggunakan GPU 8-core atau hingga 10-core, serta Neural Engine 16-core.

Apple menyediakan pilihan memori hingga 24 GB dan penyimpanan SSD hingga 2 TB, tergantung konfigurasi yang dipilih.

Untuk pekerjaan seperti mengetik, mengolah dokumen, menjalankan spreadsheet, browsing, rapat daring, desain ringan dan editing video sederhana, M2 masih memiliki kemampuan yang memadai.

Harga menjadi salah satu daya tariknya.

Berdasarkan penawaran Digimap yang terpantau saat ini, MacBook Air M2 13 inci dengan 8 GB RAM dan SSD 256 GB berada di kisaran Rp13,5 juta setelah promo.

Sementara konfigurasi dengan kapasitas lebih tinggi dapat berada di kisaran Rp17 juta atau lebih.

MacBook Air M3 Membawa Peningkatan Performa

MacBook Air M3 diperkenalkan Apple pada 2024 dalam pilihan ukuran 13 dan 15 inci.

Generasi ini menggunakan chip M3 berbasis proses 3 nanometer dengan CPU 8-core, GPU hingga 10-core dan Neural Engine yang lebih cepat.

Memori terintegrasi tersedia hingga 24 GB.

Salah satu peningkatan penting pada M3 terdapat pada kemampuan grafis.

Chip tersebut mendukung hardware-accelerated ray tracing dan mesh shading.

Kemampuan tersebut membuat M3 lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan performa grafis, meskipun MacBook Air tetap lebih ditujukan untuk produktivitas dan pekerjaan kreatif dibandingkan penggunaan profesional kelas workstation.

MacBook Air M3 juga memiliki keunggulan pada konektivitas layar eksternal.

Dalam kondisi tertentu, perangkat dapat mendukung hingga dua layar eksternal ketika laptop dalam keadaan tertutup.

Sumber: