Inilah Cara Bikin Tempat Sampah Otomatis Berbasis Arduino
Inovasi teknologi sederhana berbasis Arduino memungkinkan terciptanya tempat sampah otomatis yang dapat membuka tutup secara mandiri menggunakan sensor ultrasonik, sehingga membantu meningkatkan kebersihan dan mengurangi kontak langsung saat membuang samp-Foto: Ist-
Selanjutnya, Arduino memproses data tersebut dan memberikan perintah kepada motor servo untuk membuka tutup tempat sampah secara otomatis.
Setelah beberapa detik, tutup tempat sampah akan kembali menutup tanpa perlu campur tangan pengguna.
Proses ini membuat aktivitas membuang sampah menjadi lebih praktis sekaligus higienis.
Komponen yang Diperlukan
Untuk merakit tempat sampah otomatis berbasis Arduino, beberapa komponen elektronik perlu disiapkan.
Di antaranya adalah papan mikrokontroler Arduino Uno atau Arduino Nano, sensor ultrasonik tipe HC-SR04, serta motor servo seperti SG90 atau MG90.
Selain itu, diperlukan pula kabel jumper untuk menghubungkan komponen, breadboard sebagai media perakitan sementara, serta sumber daya listrik berupa baterai atau adaptor.
Tempat sampah dengan tutup juga menjadi bagian penting, karena servo akan dipasang pada bagian ini sebagai mekanisme pembuka dan penutup.
Semua komponen tersebut umumnya tersedia di toko elektronik maupun marketplace dengan harga yang cukup terjangkau.
Proses Perakitan Perangkat
Tahap awal perakitan dimulai dengan menghubungkan sensor ultrasonik ke papan Arduino.
Sensor ini memiliki empat pin utama, yaitu VCC, GND, Trig, dan Echo. Pin VCC dihubungkan ke sumber daya 5 volt pada Arduino, sementara pin GND disambungkan ke jalur ground.
Pin Trig dan Echo kemudian dihubungkan ke pin digital Arduino yang akan digunakan untuk membaca dan mengirim sinyal jarak.
Setelah itu, motor servo dipasang pada bagian tutup tempat sampah sebagai penggerak mekanis.
Servo inilah yang akan menggerakkan tutup saat sistem menerima perintah dari Arduino.
Sumber: