Samsung Galaxy A56 5G: Performa Stabil, Software Panjang, tapi Bukan Tanpa Kompromi

Samsung Galaxy A56 5G: Performa Stabil, Software Panjang, tapi Bukan Tanpa Kompromi

Samsung kembali memainkan kartu andalannya di segmen menengah lewat Galaxy A56 5G.-Foto: IST-

Dukungan fast charging 45W menjadi peningkatan signifikan. Pengisian hingga sekitar 60 persen dapat dicapai dalam waktu 30 menit, cukup membantu untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Meski demikian, absennya charger di dalam kotak menjadi catatan tersendiri.

BACA JUGA:Bukan Kaleng-Kaleng! Samsung Galaxy A57 Disebut Penerus A55, Ini Bocoran Spesifikasinya

Dukungan Software Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu nilai jual terkuat Galaxy A56 5G adalah jaminan update Android hingga enam tahun, lengkap dengan pembaruan keamanan berkala. Di segmen menengah, komitmen ini masih jarang ditemukan.

Tambahan fitur seperti sertifikasi IP67 (tahan air dan debu) serta NFC untuk transaksi non-tunai semakin memperkuat posisinya sebagai ponsel kerja yang fungsional dan aman.

Kamera dan Storage Jadi Titik Lemah

Di sisi lain, sektor kamera menjadi area kompromi. Absennya kamera telefoto atau makro membuat kemampuan fotografi jarak jauh dan close-up kurang fleksibel. Kamera utama masih mampu menghasilkan foto layak di kondisi cahaya cukup, tetapi tidak unggul untuk eksplorasi kreatif.

Masalah lain adalah ketiadaan slot microSD. Dengan kapasitas maksimal 256GB, pengguna harus cermat mengelola penyimpanan, terutama bagi yang terbiasa menyimpan banyak file video atau data kerja.

Kesimpulan: Rasional, Bukan Sensasional

Samsung Galaxy A56 5G bukan ponsel untuk pemburu spesifikasi ekstrem. Namun bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas, umur pakai panjang, dan ekosistem Samsung, perangkat ini menawarkan paket yang masuk akal.

Jika prioritas lo adalah kamera canggih atau performa gaming berat, ada opsi lain yang lebih agresif. Tapi untuk penggunaan harian yang konsisten dan minim drama, Galaxy A56 5G layak dipertimbangkan.

Sumber: