Bolu Kojo Berbentuk Ampera Ini Pecahkan Rekor MURI
PALEMBANG - Masyarakat tentu tak asing lagi dengan kue satu ini. Ya, namanya Bolu Kojo. Kue berbentuk bulat atau segi empat dengan warna hijau pandan ini sangat lezat dan empuk. Terlebih jika disajikan bersama keluarga di momen hari raya. Keanekaragaman suku dan ras yang ada di Indonesia telah menjadi satu kesatuan yang sulit untuk dipisahkan. Tak hanya itu, dari jajanan sampai makanan olahan seakan menjadi daya tarik tersendiri bagi daerahnya masing-masing. Selain dikenal dengan pempek, Palembang juga dikenal kaya akan makanan khas lainnya. Seperti halnya bolu kojo yang menjadi daya pikat tersendiri di kalangan masyarakat luas. Didik Haryono, Humas Indonesian Chef Association (ICA) mengungkapkan, cara pembuatan bolu Kojo ini juga tidak begitu rumit. Untuk pembuatan satu loyang bolu kojo bisa memakan waktu sampai satu jam. Hari ini, Selasa (19/4) bolu kojo ini baru saja memecahkan Rekor Muri Indonesia. Rekor ini berhasil dipecahkan setelah pembuatan bolu kojo terbanyak berbentuk miniatur jembatan ampera. "Cukup mudah ya, pembuatannya satu loyang mungkin bisa satu jam," katanya, Selasa (19/4). Dikatakan Didi, jumlah bolu kojo yang dibuat mencapai 300 loyang. Dalam pembuatannya ini, setidaknya melibatkan 60 komunitas yang semuanya berjumlah kurang lebih 500 orang. Masing-masing komunitas minimal membuatkan dua loyang untuk digabungkan keseluruh bentuk kue yang menyerupai jembatan ampera. "Dalam pembuatan ini melibatkan ratusan orang," ungkapnya. Lanjutnya, tahap yang tersulit untuk mencapai rekor muri ini adalah merangkai ratusan boku kojo ini menyerupai jembatan ampera. Dari awal pembuatan sampai akhir finishing untuk mencapai semuanya bisa memakan waktu dua hari. "Kalau yang lain tidak ada yang sulit selain dari membuat tiang yang menyerupai jembatan ampera ini," tuturnya. Lebih lanjut dia menerangkan bahwa ide awal pembuatannya ini sebenarnya sudah lama diwacanakan. Namun karena terhalang pandemi covid 19, akhirnya baru tahun ini baru terealisasi. Lanjutnya, setelah semuanya selesai, nantinya 300 bolu kojo ini akan dibagikan kepada fakir miskin dan panti asuhan. "Doakan supaya kedepannya bisa membuat rekor muri yang lainnya," tandasnya. (edy)
Sumber: