Motor Listrik: Layak atau Tidak untuk Dibeli di 2026?
Hemat biaya, ramah lingkungan, tapi apakah benar layak dibeli?-foto : ist-
Motor listrik menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda.
Suaranya yang nyaris tanpa bising membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
Akselerasinya juga halus dan responsif, terutama untuk penggunaan di dalam kota.
Namun, bagi sebagian orang, sensasi berkendara motor bensin yang lebih “bertenaga” masih menjadi pilihan.
BACA JUGA:Review QJMotor Viento 180, Skutik Bertenaga 175cc dengan Fitur ABS dan TCS
BACA JUGA:Bukan Motor Jepang! Ini 5 Pilihan QJMotor Paling Murah yang Layak Masuk Garasi
Ini kembali pada preferensi masing-masing pengguna.
3. Jarak Tempuh dan Pengisian Daya
Salah satu pertimbangan utama adalah jarak tempuh.
Motor listrik umumnya memiliki daya jelajah yang terbatas dibandingkan motor bensin.
Untuk penggunaan sehari-hari seperti pergi kerja, sekolah, atau ke pasar, motor listrik sudah sangat memadai.
Kekurangannya terletak pada waktu pengisian daya yang lebih lama dibandingkan mengisi bensin.
Selain itu, ketersediaan stasiun pengisian listrik masih belum merata, terutama di daerah tertentu.
4. Dampak Lingkungan
Dari sisi lingkungan, motor listrik jelas lebih unggul.
Sumber: