Wisma Villa Pusri Danau Ranau Perlu Perawatan Yang lebih Baik
MUARADUA - Wisma Villa Pusri sejak dahulu jadi salah satu penginapan andalan di wilayah Danau Ranau OKU Selatan. Sayangnya, villa yang sudah termakan usia disebut tak seindah dulu. Hal ini dikatakan Mantan Kepala Dinas Pariwisata Tahun 2007, M Yusuf Arni, Hs yang mengeluhkan fasilitas penginapan Wisma Villa Pusri di lokasi wisata Danau Ranau Kabupaten OKU Selatan tersebut. Dikatakannya, jika villa Pusri ini sudah terlihat tak terawat seperti dulu. Tampak properti bangunan, properti cotage dan graha yang tampak kotor dan rapuh. Terkesan dibiarkan oleh pengelola. "Kotor tak ada perawatan, meskipun saat ini telah ada kamar yang mentereng sekelas hotel bintang III," ungkap Yusuf Arni yang kini menjabat asisten II di Kota Prabumulih, usai kunjungan kerja bersama Ridho Yahya mendapati Wisma Villa Pusri beberapa waktu lalu (7/11). Karena itu, dia juga sedikit mengkritik, wisma villa Pusri yang kini hampir sepenuhnya dikelola swasta itu, sudah semestinya dikelola oleh pemerintah daerah Kabupaten OKU Selatan untuk meningkatkan PAD di Bumi Serasan Seandanan. "Seharusnya, segera duduk satu meja melakukan MoU yang berimbang menyerahkan pengeloaan area fasilitas wisma villa Pusri kepada Pemda Kabupaten OKU Selatan," kata dia. Hal itu tak lain, kerjasama pihak swasta dalam ikatan kerjasama saling menguntungkan untuk menambah PAD dari sektor Pariwisata bagi kesejahteraan masyarakat. Terpisah, Diakui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten OKU Selatan Darmawan SE melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Devianto saat ini sebagian aset wisma Villa Pusri milik Pemda. "Saat ini, wisma Villa Pusri, cuma sebagian aset milik Pemkab," kata Devi. Perihal perawatan kebersihan villa kata Devi, tak lain adalah kewenangan dari pihak swasta pengelola villa. "Sebenarnya kalau masalah kebersihan harusnya dari pihak Pusri bisa lebih menjaganya karena itu untuk kenyamanan pengunjung,"urainya. Namun, untuk kerusakan bangunan villa, tak lain adalah kewenangan Pemda, dari Dinas Pariwisata. Dikatakan perihal sejumlah bangunan seperti halnya properti cotage akan segera dilakukan upaya perbaikan. "Sedangkan untuk kerusakan bangunan yang milik Pemkab akan segera diupayakan untuk diperbaiki," tandasnya. (end)
Sumber: