Prosesor ini memiliki enam inti CPU, empat inti GPU, serta 16-core Neural Engine untuk mendukung pemrosesan kecerdasan buatan dan berbagai fungsi sistem.
Ketika pertama kali diluncurkan, chipset tersebut termasuk prosesor kelas atas untuk perangkat seluler.
Hingga 2026, performanya masih dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti mengakses media sosial, melakukan panggilan video, menjelajahi internet, mengedit foto ringan, dan menjalankan banyak aplikasi populer yang masih kompatibel.
Ponsel ini juga mendukung jaringan 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.0, NFC, dan konektivitas melalui port Lightning.
Dukungan jaringan 5G memungkinkan koneksi lebih cepat apabila operator, paket layanan, dan lokasi pengguna mendukung teknologi tersebut.
Untuk penyimpanan, iPhone 12 Mini tersedia dalam tiga pilihan, yaitu 64 GB, 128 GB, dan 256 GB.
Perangkat ini tidak menyediakan slot kartu microSD, sehingga konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhan penyimpanan sejak awal.
Varian 128 GB dapat menjadi pilihan seimbang bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, video, dan aplikasi.
Sementara itu, kapasitas 64 GB mungkin lebih cocok untuk pemakaian sederhana dengan pengelolaan penyimpanan yang rutin.
Apple menyematkan dua kamera belakang pada iPhone 12 Mini.
Kamera utama menggunakan sensor 12 MP dengan bukaan f/1.6, sedangkan kamera ultra-wide 12 MP memiliki bukaan f/2.4 dan bidang pandang 120 derajat.
Kamera utama dilengkapi optical image stabilization atau OIS untuk membantu mengurangi efek guncangan ketika mengambil foto.
Perangkat ini juga mendukung Night Mode, Deep Fusion, Smart HDR 3, serta perekaman video Dolby Vision HDR hingga 4K pada 30 frame per detik.
Kamera ultra-wide memungkinkan pengguna mengambil foto dengan sudut pandang lebih luas.
Fitur ini bermanfaat ketika memotret pemandangan, bangunan, atau foto kelompok di ruang terbatas.
Di bagian depan, tersedia kamera TrueDepth 12 MP yang mendukung Face ID dan perekaman video 4K.