Sementara itu, konstruksi upper juga berperan dalam menjaga posisi kaki agar tetap terasa stabil ketika melakukan gerakan berulang.
Meski demikian, tingkat kenyamanan tetap bergantung pada bentuk kaki, pemilihan ukuran, serta preferensi masing-masing pengguna.
Dari segi penampilan, MILLS Enerstrike Blitz M2 tersedia dalam sejumlah kombinasi warna.
Pilihan yang tercantum pada beberapa varian meliputi kombinasi abu-abu dan hitam, warna hijau pastel dengan aksen oranye serta kuning neon, hingga hitam dengan aksen hijau neon dan magenta.
Variasi tersebut memberikan pilihan bagi konsumen yang menyukai desain sederhana maupun tampilan yang lebih mencolok.
Pada bagian tengah sol, MILLS membekali Enerstrike Blitz M2 dengan teknologi OP Foam.
Material ini dirancang untuk memberikan bantalan, membantu meredam getaran, serta mendukung pengembalian energi ketika kaki melakukan pijakan.
Karakter midsole menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan sensasi sepatu saat digunakan untuk berlari.
Bantalan yang sesuai dapat membantu menjaga kenyamanan ketika kaki menerima beban secara berulang.
Di sisi lain, respons busa turut memengaruhi sensasi pijakan ketika pelari mempertahankan kecepatan atau meningkatkan intensitas latihan.
Namun, tingkat kelembutan dan respons yang dirasakan bisa berbeda pada setiap orang.
MILLS mengarahkan Enerstrike Blitz M2 untuk kebutuhan tempo run, latihan 10 kilometer, dan recovery run.
Penggunaan tersebut membuat sepatu ini dapat dipertimbangkan oleh pelari yang ingin menjalani beberapa jenis sesi latihan dengan satu pasang alas kaki.
Meski begitu, pemilihan sepatu tetap perlu disesuaikan dengan jarak tempuh, intensitas latihan, dan kenyamanan pribadi.
Bagian outsole juga menjadi elemen penting pada MILLS Enerstrike Blitz M2.
Sepatu ini menggunakan teknologi High Density Traction Rubber atau HDT-R yang dirancang untuk memberikan daya cengkeram dan ketahanan terhadap abrasi.