BACA JUGA:OPPO Reno7 Masih Menarik, Ini Spesifikasi dan Kisaran Hargany
Pada mode flat, perangkat mampu merekam video hingga 5K 60fps dan 4K hingga 120fps.
Kamera ini juga menawarkan bidang pandang ultra-wide hingga 170 derajat pada konfigurasi tertentu.
Kehadiran mode tersebut membuat X6 lebih fleksibel karena pengguna tidak selalu harus mengambil gambar dalam format 360 derajat.
Dari sisi pemrosesan, Insta360 X6 membawa sistem tiga chip AI, terdiri dari chip utama berbasis proses 4nm dan dua chip khusus pemrosesan gambar.
Sistem tersebut digunakan untuk mendukung pemrosesan gambar, stitching, stabilisasi, serta pengurangan noise.
Kamera ini juga memiliki fitur PureVideo untuk membantu menghasilkan rekaman yang lebih baik pada kondisi minim cahaya.
Selain itu, X6 mendukung warna 10-bit, I-Log, dan menjadi kamera 360 Insta360 pertama yang mendukung Dolby Vision secara native di dalam kamera.
Insta360 turut membekali perangkat ini dengan layar OLED berukuran 2,32 inci.
Layarnya dirancang untuk memberikan tampilan yang lebih jelas saat pengguna mengatur kamera maupun memeriksa hasil pengambilan gambar.
Bobot kamera berada di angka sekitar 196 gram, sehingga masih relatif ringkas untuk dibawa saat bepergian.
Dari sisi penyimpanan, X6 memiliki memori internal 64 GB dengan kapasitas yang dapat digunakan sekitar 47 GB serta mendukung kartu microSD hingga 1 TB.
Untuk daya, Insta360 X6 menggunakan baterai 2.600mAh.
Berdasarkan pengujian laboratorium pabrikan, kamera mampu digunakan hingga sekitar 140 menit untuk perekaman 8K30fps dalam mode endurance.
Pengisian menggunakan pengisi daya 30W dengan dukungan PPS dapat mencapai 80 persen dalam waktu sekitar 24 menit dan penuh sekitar 35 menit dalam kondisi pengujian tertentu.
Hasil penggunaan sebenarnya tetap dapat berbeda berdasarkan pengaturan kamera, suhu, dan kondisi lingkungan.