Printer menggunakan teknologi on-demand inkjet Piezoelectric dengan konfigurasi 180 nozzle untuk tinta hitam serta 59 nozzle untuk masing-masing warna cyan, magenta, dan yellow.
L3250 juga mampu mencetak foto tanpa tepi hingga ukuran 4R, sehingga tidak hanya ditujukan untuk dokumen teks.
Epson mencatat kecepatan cetak ISO A4 hingga 10 ipm untuk hitam-putih dan 5 ipm untuk warna.
Dalam mode draft, kecepatannya dapat mencapai hingga 33 ppm untuk hitam-putih dan 15 ppm untuk warna.
Perbedaan angka tersebut terjadi karena pengukuran menggunakan metode dan mode pencetakan yang berbeda.
Kecepatan sebenarnya juga dapat berubah tergantung jenis dokumen, kualitas cetak, komputer, perangkat lunak, dan koneksi.
Untuk penggunaan rumah, sekolah, dan kantor kecil, kemampuan tersebut cukup mendukung pencetakan dokumen rutin.
Dari sisi desain, Epson L3250 memiliki ukuran sekitar 375 x 347 x 179 mm dengan bobot sekitar 3,9 kilogram.
Ukuran tersebut membuatnya relatif mudah ditempatkan di meja kerja tanpa membutuhkan ruang yang terlalu besar.
Tangki tinta yang terintegrasi ke bodi printer juga membuat tampilannya lebih ringkas.
Desain tersebut sekaligus memudahkan pengguna melihat kondisi tinta sebelum melakukan pengisian ulang.
Epson EcoTank L3250 memiliki konsumsi daya sekitar 12 watt ketika beroperasi, sedangkan mode tidur berada di sekitar 0,7 watt.
Angka tersebut membuat perangkat cukup efisien untuk digunakan dalam aktivitas pencetakan sehari-hari.
Epson juga menggunakan teknologi Heat-Free, yaitu teknologi pencetakan yang tidak membutuhkan panas selama proses pengeluaran tinta.
Menurut Epson, pendekatan ini membantu mengurangi konsumsi daya sekaligus mendukung proses pencetakan yang efisien.
Berdasarkan penawaran pasar yang terpantau pada Juli 2026, Epson EcoTank L3250 tersedia mulai sekitar Rp2,57 juta hingga Rp3,45 juta, tergantung toko dan paket penjualan.