Pengguna dapat memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan produktivitas yang mendukung fitur AI, terutama pada aplikasi yang kompatibel.
Dengan demikian, laptop tidak hanya mengandalkan CPU dan GPU untuk menjalankan tugas, tetapi juga memanfaatkan kemampuan pemrosesan AI yang tersedia pada perangkat.
Mobilitas juga menjadi perhatian ASUS. Zenbook S14 OLED dibekali baterai berkapasitas 72 Wh, yang tergolong besar untuk laptop dengan bodi tipis.
Kapasitas baterai tersebut memberikan keuntungan bagi pengguna yang sering bekerja jauh dari sumber listrik.
Durasi pemakaian sebenarnya tetap bergantung pada tingkat kecerahan layar, aplikasi yang digunakan, koneksi internet, mode performa, dan pengaturan sistem.
Laptop ini juga mendukung pengisian daya melalui USB-C sehingga lebih praktis ketika digunakan bersama perangkat pendukung lainnya.
Meski mengusung bodi tipis, ASUS tetap menyediakan sejumlah konektivitas penting.
Perangkat ini mendukung Wi-Fi 7 pada konfigurasi yang tersedia serta dilengkapi port Thunderbolt 4 USB-C.
Konektivitas tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan laptop dengan monitor eksternal, perangkat penyimpanan, docking station, maupun aksesori lainnya.
Dukungan konektivitas modern menjadi penting bagi pengguna profesional yang bekerja dengan banyak perangkat sekaligus.
Untuk kebutuhan konferensi video, Zenbook S14 OLED dilengkapi kamera yang mendukung fitur berbasis AI pada konfigurasi tertentu.
Sistem tersebut dapat membantu meningkatkan pengalaman selama rapat daring.
ASUS juga memberikan perhatian pada sektor audio melalui sistem speaker yang mendukung teknologi audio modern.
Dengan demikian, laptop tidak hanya ditujukan untuk pekerjaan, tetapi juga dapat digunakan untuk menikmati hiburan multimedia.
Untuk pasar Indonesia, ASUS Zenbook S14 OLED UX5406 berada pada segmen premium.
Harga dapat berbeda berdasarkan prosesor, RAM, kapasitas penyimpanan, dan promo yang tersedia.