Penggunaan produk kimia seperti pewarna rambut, bleaching, rebonding, atau pengeritingan permanen juga menjadi penyebab utama rambut berubah seperti jerami.
Proses tersebut mengubah struktur rambut sehingga membutuhkan perawatan ekstra agar tetap sehat.
Tak hanya faktor dari luar, kondisi tubuh juga berperan penting.
Kurangnya asupan protein, zat besi, vitamin A, vitamin E, vitamin D, biotin, dan omega-3 dapat memengaruhi kesehatan rambut.
Tubuh yang kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi juga dapat menyebabkan rambut tampak kusam dan mudah kusut.
Untuk mengatasi rambut kering, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memilih sampo dan kondisioner yang diformulasikan khusus untuk rambut kering.
Produk dengan kandungan minyak argan, minyak kelapa, shea butter, atau aloe vera dapat membantu mengembalikan kelembapan rambut.
Menggunakan masker rambut satu hingga dua kali dalam seminggu juga sangat dianjurkan.
Masker berfungsi memberikan nutrisi lebih dalam sehingga rambut terasa lebih halus dan kuat.
Jika ingin menggunakan bahan alami, masker dari alpukat, madu, atau minyak kelapa dapat menjadi pilihan.
Kurangi penggunaan alat styling bersuhu tinggi.
Jika memang harus menggunakannya, aplikasikan heat protectant terlebih dahulu agar rambut memiliki perlindungan tambahan dari panas.
Memotong ujung rambut secara rutin setiap enam hingga delapan minggu juga membantu mengurangi rambut bercabang yang membuat rambut terlihat semakin kusam dan kusut.
Selain perawatan dari luar, menjaga pola makan bergizi seimbang menjadi langkah penting. Konsumsi makanan tinggi protein seperti telur, ikan, kacang-kacangan, serta sayuran hijau dan buah-buahan dapat membantu memperbaiki kondisi rambut dari dalam.
Minum air putih yang cukup setiap hari juga membantu menjaga kelembapan alami rambut.
Jangan lupa untuk melindungi rambut saat berada di luar ruangan dengan menggunakan topi atau payung ketika cuaca sangat terik.