China Gegerkan Dunia, HP Agentic AI Pertama Resmi Bisa Bekerja Sendiri

Kamis 06-08-2026,17:16 WIB
Reporter : anggun
Editor : Sandi

OKINEWS.CO - China kembali menjadi pusat perhatian dunia teknologi setelah memperkenalkan smartphone dengan teknologi Agentic AI yang diklaim sebagai yang pertama di dunia.

Berbeda dengan kecerdasan buatan generatif yang selama ini hanya memberikan jawaban atau membantu pengguna saat diminta, Agentic AI mampu mengambil tindakan secara mandiri untuk menyelesaikan berbagai tugas dengan intervensi manusia yang jauh lebih sedikit.

Kehadiran teknologi ini menjadi langkah besar dalam perkembangan industri smartphone.

Jika sebelumnya pengguna harus memberikan perintah satu per satu kepada asisten virtual, kini Agentic AI dirancang untuk memahami tujuan pengguna, menyusun langkah kerja, hingga mengeksekusi berbagai tugas secara otomatis.

BACA JUGA:3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Mana yang Paling Worth It?

BACA JUGA:Smartwatch Bukan Sekadar Jam, Kini Jadi Asisten Pintar untuk Gaya Hidup Modern

Sebagai contoh, ketika pengguna ingin merencanakan perjalanan, Agentic AI dapat mencari jadwal penerbangan, membandingkan harga hotel, membuat jadwal perjalanan, hingga mengingatkan waktu keberangkatan tanpa perlu diberikan instruksi berulang kali.

Seluruh proses dilakukan secara otomatis setelah sistem memahami kebutuhan penggunanya.

Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi model bahasa besar (Large Language Model/LLM), pemrosesan data secara real-time, serta kemampuan mengakses berbagai aplikasi di dalam perangkat.

Dengan demikian, smartphone tidak lagi hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga berubah menjadi asisten digital yang mampu bekerja layaknya seorang sekretaris pribadi.

BACA JUGA:Muhammad Nopriansyah, Sosok di Balik Promo Palembang yang Menghubungkan UMKM, Warga & Stakeholder Palembang

BACA JUGA:Tak Hanya Mengunci Makeup, Setting Spray Bikin Tampilan Makin Flawless

Peluncuran HP Agentic AI ini sekaligus menunjukkan keseriusan perusahaan-perusahaan teknologi asal China dalam memimpin persaingan kecerdasan buatan global.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai produsen asal Negeri Tirai Bambu terus berinvestasi besar dalam pengembangan AI untuk perangkat mobile agar mampu bersaing dengan perusahaan teknologi Amerika Serikat maupun negara lainnya.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, teknologi Agentic AI juga memunculkan sejumlah tantangan.

Kategori :