OKINEWS.CO - Kabar kurang menggembirakan datang bagi para pencinta ekosistem Apple atau yang biasa disebut Apple Fanboy di tanah air.
Tanpa adanya pengumuman besar-besaran sebelumnya, harga lini perangkat tablet iPad dan laptop MacBook di jaringan distributor resmi Indonesia terpantau mengalami penyesuaian ke atas alias naik.
Kenaikan harga ini bervariasi tergantung pada model, kapasitas penyimpanan, serta spesifikasi chipset yang diusung oleh masing-masing perangkat.
Bagi konsumen yang telah merencanakan anggaran untuk membeli gawai baru dalam waktu dekat, sangat disarankan untuk meninjau kembali daftar harga terbaru ini agar tidak kekurangan dana saat bertransaksi.
BACA JUGA: Cushion Skintific Jadi Primadona Remaja, Ini Alasan di Balik Popularitasnya
BACA JUGA:Oppo A6C Tampil Percaya Diri, HP Terjangkau dengan Baterai Besar dan Fitur Kekinian
Faktor utama di balik merangkaknya harga perangkat premium ini diduga kuat karena fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta dinamika biaya logistik global yang kian dinamis.
Sebagai produk impor yang sepenuhnya bergantung pada rantai pasok global, penyesuaian harga jual di tingkat lokal menjadi langkah tak terhindarkan yang harus diambil oleh para distributor resmi demi menjaga stabilitas operasional.
Kenaikan ini merata menyasar mulai dari varian entry-level yang biasa digunakan oleh pelajar hingga varian spesifikasi tertinggi (high-end) untuk kebutuhan para profesional kreatif.
Bagi Anda yang berencana meminang iPad, varian paling standar seperti iPad generasi terbaru kini mengalami kenaikan tipis, namun tetap terasa dampaknya bagi kantong mahasiswa.
BACA JUGA:Tak Hanya Mengunci Makeup, Setting Spray Bikin Tampilan Makin Flawless
BACA JUGA:Oppo A6C Tampil Percaya Diri, HP Terjangkau dengan Baterai Besar dan Fitur Kekinian
Sementara itu, lini iPad Air dan iPad Pro yang ditenagai oleh chipset kelas atas mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan.
Layar tajam dan performa tinggi yang ditawarkan kini harus ditebus dengan nominal yang lebih merogoh kocek.
Di sisi lain, lini komputer jinjing andalan Apple, yaitu MacBook, juga tidak luput dari koreksi harga.