Valve Patok Harga Steam Machine, Ternyata Lebih Mahal dari PS5!

Kamis 16-07-2026,17:25 WIB
Reporter : dina
Editor : Sandi

OKINEWS.CO - Industri gaming kembali dihebohkan dengan pengumuman terbaru dari Valve mengenai perangkat keras mereka yang telah lama dinantikan, yaitu Steam Machine.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis hari ini, Valve akhirnya mengungkap banderol harga yang akan dipasang untuk perangkat tersebut.

Yang mengejutkan, posisi harga Steam Machine berada di atas konsol populer saat ini seperti PlayStation 5 (PS5), sebuah langkah berani yang memicu diskusi panjang di kalangan pengamat industri dan komunitas gamer.

Keputusan Valve untuk mematok harga yang lebih tinggi dibandingkan konsol next-gen bukan tanpa alasan.

BACA JUGA:Revolusi Cuci Baju Tanpa Air: Pena Ajaib Ini Bikin Noda Membandel Langsung Minder!

BACA JUGA:Bukan Sekadar Aksesoris: Tren Phone Strap Jadi Solusi Ampuh Cegah HP Raib Dipepet Copet!

Perangkat ini dirancang sebagai sebuah komputer mini dengan spesifikasi high-end yang dipadukan dengan optimasi sistem operasi berbasis Linux yang sangat efisien.

Valve mengklaim bahwa pengalaman bermain game yang ditawarkan setara dengan PC rakitan high-end, namun dalam bentuk yang ringkas dan estetis untuk ruang tamu.

Namun, publikasi harga ini tetap menjadi bumerang bagi sebagian calon pembeli yang mengharapkan alternatif konsol dengan harga lebih terjangkau.

Selain isu harga, poin krusial lainnya yang diungkap Valve adalah terkait ketersediaan unit.

BACA JUGA:Bersih Maksimal Gak Bikin Dompet Merana, Cobain 5 Viva Milk Cleanser Ini!
BACA JUGA:Baseus PicoGo Air Rilis: Seukuran Kartu ATM, Siap Bikin Xiaomi UltraThin Ketar-Ketir!

Valve secara terbuka mengakui bahwa pada tahap awal peluncuran, stok Steam Machine akan sangat terbatas.

Faktor hambatan rantai pasokan komponen global, ditambah dengan tingginya standar manufaktur yang diterapkan Valve, membuat proses produksi tidak bisa berjalan secepat konsol produksi massal lainnya.

Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu fenomena perburuan unit oleh para kolektor atau scalper, yang pada akhirnya dapat melambungkan harga jual di pasar sekunder.

Bagi Valve, peluncuran ini bukan sekadar tentang menjual perangkat keras, melainkan tentang memperkuat ekosistem Steam di ruang tamu.

Mereka ingin memastikan bahwa pengguna mendapatkan performa tanpa kompromi, dengan akses penuh ke ribuan koleksi game di Steam.

Meski harganya dianggap kurang kompetitif dibanding konsol tradisional, Steam Machine menyasar segmen pengguna yang mengutamakan fleksibilitas PC namun menginginkan kemudahan penggunaan konsol.

Kategori :