OKINEWS.CO - Selama bertahun-tahun, pengguna WhatsApp harus puas dengan tampilan antarmuka yang statis dan pilihan kustomisasi yang sangat terbatas.
Namun, angin perubahan akhirnya berhembus dari kantor pusat Meta.
Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini secara resmi memulai fase uji coba terbatas untuk WhatsApp Plus, sebuah varian fitur premium yang dirancang khusus untuk memenuhi dahaga pengguna akan estetika dan fungsi eksklusif.
Melawan Dominasi Aplikasi Modifikasi
BACA JUGA:Muncul Centang Hijau di Spotify, Apa Sebenarnya Artinya?
BACA JUGA:Samsung Galaxy A57 5G: Raja Multitasking Baru Gen Z dengan Otak AI!
Langkah Meta meluncurkan proyek "WhatsApp Plus" ini dinilai sebagai manuver strategis untuk membendung populasi aplikasi modifikasi (Mod) pihak ketiga yang berisiko tinggi.
Selama ini, banyak pengguna nekat menggunakan versi tidak resmi demi mendapatkan fitur seperti penggantian tema, font, dan pengaturan privasi yang lebih detail.
Dengan menghadirkan fitur-fitur tersebut secara orisinal, Meta menjamin keamanan data pengguna tetap terjaga di bawah enkripsi end-to-end yang ketat.
Dalam versi uji coba ini, perubahan yang paling mencolok terletak pada tab "Customization Center".
BACA JUGA:Wajah Kusam Pergi, Glowing Abadi: 5 Serum Lokal Ini Juaranya!
BACA JUGA:Bukan Sekadar Wangi, Ini Investasi Karisma dalam Botol
Di sini, pengguna diberikan kebebasan untuk:
Tema Dinamis: Mengubah skema warna aplikasi secara keseluruhan, tidak lagi terbatas pada mode gelap dan terang.
Bubble Chat & Font: Personalisasi bentuk gelembung pesan serta pilihan ribuan jenis font yang dapat disesuaikan dengan kepribadian pengguna.