Di lini tablet, Apple juga memberikan perhatian serupa. Pengguna iPad dengan model-model berikut diharapkan segera melakukan pengecekan pembaruan:
- iPad (Generasi ke-5)
- iPad mini 4
- iPad Pro 9,7 inci
- iPad Pro 12,9 inci (Generasi pertama)
Proses instalasi pembaruan ini sangat mudah dan dapat dilakukan secara manual oleh pengguna.
Cukup navigasikan ke menu Settings (Pengaturan) > General (Umum) > Software Update (Pembaruan Perangkat Lunak) di perangkat masing-masing.
Jika fitur pembaruan otomatis aktif, perangkat biasanya akan mengunduh dan memasang patch ini secara mandiri dalam beberapa hari ke depan, namun melakukan pembaruan manual sangat disarankan untuk perlindungan instan.
Urgensi di Balik Pembaruan Tanpa Fitur Baru
Pertanyaan yang sering muncul adalah: mengapa update tanpa fitur baru ini dianggap sangat penting? Jawabannya terletak pada kerentanan inheren pada perangkat lunak yang sudah usang.
Perangkat yang tidak lagi menerima pembaruan sistem operasi utama secara rutin sering kali menjadi target empuk bagi para aktor kriminal siber.
Tanpa adanya patch keamanan berkala seperti yang diterima perangkat baru, celah-celah keamanan yang ditemukan oleh peretas tidak akan pernah tertutup, membiarkan pintu belakang terbuka bagi berbagai jenis serangan.
Walaupun Apple tidak memberikan rincian teknis mendetail mengenai bug atau celah spesifik apa yang ditambal dalam pembaruan kali ini—kebijakan standar untuk mencegah peretas lain memanfaatkan celah tersebut sebelum semua pengguna memperbarui perangkatnya—urgensi pembaruan ini diperkuat oleh konteks lanskap ancaman saat ini.
Baru-baru ini, laporan dari 9to5Mac menyoroti temuan mengkhawatirkan dari Google Threat Intelligence Group dan perusahaan keamanan siber iVerify.
Mereka mendeteksi adanya kit eksploitasi berbahaya bernama Coruna.
Alat retas canggih ini diketahui mampu memanfaatkan hingga 23 jenis kerentanan berbeda yang ditemukan pada rentang iOS 13 hingga iOS 17.2.1.
Metode serangannya sangat licin, sering kali menyusup ketika pengguna hanya mengunjungi situs web berbahaya.
Awalnya, kit eksploitasi Coruna diduga sebagai alat mata-mata tingkat negara (nation-state grade) karena tingkat kerumitannya.
Namun, kini laporan mengindikasikan bahwa alat ini telah menyebar luas ke tangan aktor kriminal siber umum.
Motif penggunaannya pun beragam, mulai dari pencurian aset kripto hingga aktivitas spionase yang menargetkan data pribadi.