Dari segi teknis, Capcom diprediksi masih akan sangat mengandalkan ketangguhan RE Engine yang telah terbukti kemampuannya dalam menyajikan grafis fotorealistis dan performa yang mulus.
Namun, untuk DLC Resident Evil Requiem ini, tim pengembang kabarnya sedang menguji coba beberapa mekanisme gameplay baru.
Fokus utamanya adalah mengembalikan akar survival horror yang sesungguhnya—di mana sumber daya penting seperti peluru dan obat-obatan akan dibuat sangat langka, teka-teki lingkungan yang jauh lebih rumit, serta desain level yang saling terhubung bagaikan labirin raksasa yang siap menjebak para pemainnya di saat yang tidak terduga.
Bagi Anda para kolektor dan pemburu achievement, DLC ini juga disinyalir akan menghadirkan serangkaian tantangan baru yang siap menguji keahlian bermain.
Mode tingkat kesulitan ekstra kemungkinan besar akan mendapatkan penyesuaian khusus yang membuatnya jauh lebih brutal.
Tidak hanya sekadar bertahan hidup dari serangan zombie, pemain dituntut untuk menggunakan strategi tingkat tinggi dalam mengelola inventaris dan mengalahkan bos-bos baru yang dibekali dengan kecerdasan buatan (AI) yang lebih responsif dan agresif.
Meskipun kabar mengenai pengembangan DLC ini sudah menyebar luas dan menjadi topik hangat, pihak Capcom sendiri masih memilih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi atau merilis trailer perdananya.
Banyak analis industri game memprediksi bahwa pengumuman resmi baru akan dilakukan pada perhelatan event gaming besar di pertengahan atau akhir tahun ini.
Sembari menunggu konfirmasi resmi dari pihak developer, ada baiknya para pemain mulai memanaskan kembali konsol maupun PC mereka, dan mungkin memainkan ulang seri sebelumnya untuk menyegarkan ingatan tentang alur cerita yang kompleks.
Siapkan mental dan keberanian Anda, karena Resident Evil Requiem berjanji akan memberikan mimpi buruk terindah yang pernah Anda rasakan!