OKINEWS.CO - Di tengah maraknya kekhawatiran masyarakat global terkait pencurian data dan pelacakan digital, industri teknologi kembali menghadirkan terobosan baru.
Ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 menjadi saksi peluncuran perdana Hiroh Phone, sebuah ponsel pintar revolusioner yang menjadikan privasi bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama.
Dikembangkan bersama Murena, ponsel ini menawarkan solusi keamanan tingkat tinggi yang menyasar pengguna dari kalangan jurnalis, aktivis, hingga profesional yang sangat peduli dengan kerahasiaan data.
Kendali Privasi Fisik: Kill Switch Anti-Sadap
BACA JUGA:AnTuTu Tembus 4,45 Juta! OnePlus 15T Siap Rilis dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
BACA JUGA:Siap Debut! Oppo Find N6 Diklaim Hampir Tanpa Bekas Lipatan, Apa Iya?
Daya tarik utama dan paling menonjol dari Hiroh Phone adalah pendekatan keras (hardware) terhadap privasi digital yang seringkali diabaikan oleh merek lain.
Ponsel ini dilengkapi dengan dua sakelar fisik (kill switch) yang terletak di sisi kanan dan kiri kerangka perangkat.
Sakelar di sisi kiri berfungsi untuk memutus aliran listrik secara langsung ke sirkuit mikrofon dan kamera.
Artinya, saat tombol ini digeser, kamera dan mikrofon akan nonaktif secara fisik.
BACA JUGA:Spesifikasi Redmi Note 15 Terungkap, Baterai Besar dan Fast Charging Cepat
BACA JUGA:Rekomendasi HP Gaming Paling Kencang 2026, Cocok untuk Gamer Mobile
Berbeda dengan fitur privasi berbasis perangkat lunak (software) yang masih rentan diretas dari jarak jauh, pemutusan secara keras ini menjamin bahwa peretas—bahkan jika berhasil menyusup ke sistem operasi—tidak akan bisa mengaktifkan sensor tersebut untuk menyadap atau merekam diam-diam.
Sementara itu, sakelar di sisi kanan berfungsi layaknya "Mode Pesawat Fisik" kelas berat.
Sakelar ini akan memutuskan seluruh konektivitas nirkabel secara total, termasuk jaringan seluler, Wi-Fi, Bluetooth, dan NFC.