Namun, ketika fitur diaktifkan, sudut pandang samping akan dibatasi.
Konten hanya terlihat jelas dari arah depan, sementara orang di sebelah kanan maupun kiri akan melihat tampilan yang buram. Dengan cara ini, pengguna tidak perlu lagi memilih antara kenyamanan visual dan keamanan data.
Selain itu, pengguna dapat mengatur kapan fitur tersebut aktif.
Misalnya saat memasukkan kata sandi, membuka aplikasi finansial, atau membaca pesan penting.
Samsung juga menyediakan opsi Partial Screen Privacy.
Mode ini memungkinkan notifikasi atau pop-up tertentu saja yang disamarkan, sementara tampilan utama tetap terlihat jelas.
Tersedia pula Maximum Privacy Protection untuk perlindungan lebih tinggi.
Mode ini membuat layar hampir tidak dapat dibaca dari sudut samping, cocok untuk aktivitas sensitif seperti transaksi perbankan.
Menariknya, fitur ini diklaim tetap efisien terhadap konsumsi daya. Dampak pada baterai dan performa sehari-hari disebut minimal.
Cara Kerja Teknologi Privacy Display
Kunci inovasi ini ada pada arsitektur piksel baru.
Samsung merekayasa ulang struktur black matrix, yaitu lapisan gelap di antara piksel, sehingga jalur cahaya dapat dipersempit.
Pendekatan tersebut memungkinkan cahaya diarahkan secara presisi ke depan.
Hasilnya, layar tetap jernih bagi pemilik perangkat, tetapi sulit terlihat dari sudut samping.
Teknologi ini juga tetap efektif dalam orientasi portrait maupun landscape.
Baik saat mengetik pesan maupun menonton video, perlindungan privasi tetap aktif.