Komdigi Hadirkan DARA, Solusi Buat Anak yang Kebablasan Main Game

Minggu 01-03-2026,10:21 WIB
Reporter : Rohim
Editor : Alfery

OKINEWS.CO - Meutya Hafid meresmikan Digital Addiction Response Assistant (DARA), sebuah fitur bimbingan dan konsultasi untuk menangani adiksi gim pada anak dan remaja.

Peluncuran tersebut digelar di Mal Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026), sebagai respons atas kekhawatiran publik terhadap meningkatnya kecanduan gim di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Meutya menyoroti fenomena yang menurutnya perlu segera ditangani.

“Bahwa kita kok anak generasi muda kita semakin banyak yang kurang produktif karena adiksi terhadap games,” ujarnya.

BACA JUGA:Perbedaan THR, PNS, dan Paruh Waktu Cair Maret 2026

BACA JUGA:Aturan Seragam Dinas PNS, PPPK, dan Paruh Waktu Selama Bulan Suci Ramadan 2026

Ia menegaskan, pemerintah tetap memberikan dukungan terhadap industri gim karena dinilai berkontribusi pada kreativitas dan pertumbuhan ekosistem digital nasional.

Namun, dukungan tersebut harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap anak-anak.

“Namun di saat yang bersamaan, kita juga harus hadir untuk melindungi anak-anak kita dari ekses-ekses negatif daripada games. Di antaranya adalah adiksi,” kata dia.

Berdasarkan sejumlah penelitian, sekitar 33 hingga 39 persen siswa sekolah menengah atas dalam sampel tertentu masuk kategori kecanduan tingkat sedang hingga berat.

BACA JUGA:Status Tersangka Roy Suryo Cs Dikaitkan HAM Berat, Binsar Gultom: Tidak Ada Korelasinya

BACA JUGA:Nyaris 300 Ribu! Toyota Buatan RI Laris di Pasar Dunia, Ini Daftar Mobil yang Diburu Global

Angka tersebut menunjukkan lebih dari 30 persen siswa SMA berada pada level yang mengkhawatirkan dalam hal penggunaan gim.

Secara global, prevalensi adiksi gim berada di kisaran 1,96 hingga 3 persen populasi dunia. Kelompok dengan risiko tertinggi umumnya remaja laki-laki dan dewasa muda.

Indonesia sendiri menempati peringkat keempat sebagai negara dengan jumlah pemain gim terbesar di dunia, sehingga potensi kontribusi terhadap angka global cukup signifikan.

Kategori :