Revolusi Agentic: Alibaba Guncang Dunia AI dengan Peluncuran Qwen 3.5

Kamis 19-02-2026,16:05 WIB
Reporter : Farhan
Editor : Alfery

Ini berarti Qwen 3.5 tidak hanya bisa "melihat" tangkapan layar, tetapi juga dapat bertindak layaknya manusia: menavigasi menu, mengklik tombol, mengisi formulir, dan mengeksekusi tugas kompleks lintas aplikasi di perangkat seluler maupun desktop secara otonom.

Dalam uji coba Terminal-Bench 2.0 dan BrowseComp, Qwen 3.5 mencatatkan skor yang fenomenal, membuktikan bahwa ia bukan lagi sekadar chatbot pasif, melainkan asisten aktif yang mampu menyelesaikan pekerjaan nyata.

Tiga Mode Berpikir untuk Segala Kebutuhan

Memahami bahwa tidak semua tugas memerlukan daya komputasi yang sama, Alibaba melengkapi Qwen 3.5 dengan tiga mode operasi yang fleksibel:

- Thinking Mode: Mirip dengan seri "o1" atau "R1", mode ini memungkinkan model untuk berhenti sejenak dan menalar masalah matematika atau koding yang rumit secara mendalam sebelum menjawab.

- Fast Mode: Dioptimalkan untuk respons instan dengan latensi ultra-rendah, cocok untuk percakapan ringan atau tugas penerjemahan cepat.

- Auto Mode: Sebuah terobosan cerdas di mana model secara otomatis mendeteksi kompleksitas pertanyaan pengguna dan beralih antara berpikir mendalam atau respons cepat, serta memanggil alat eksternal (seperti code interpreter) jika diperlukan.

Dampak bagi Komunitas Open Source

Keputusan Alibaba untuk tetap merilis bobot model (open weights) Qwen 3.5 adalah angin segar bagi komunitas pengembang global.

Di tengah tren perusahaan AI Barat yang semakin menutup akses ke model tercanggih mereka, Qwen 3.5 memberikan demokratisasi akses ke teknologi frontier-class.

Dengan dukungan konteks hingga 256.000 token dan penguasaan lebih dari 200 bahasa (termasuk peningkatan signifikan pada Bahasa Indonesia), model ini diprediksi akan segera menjadi standar baru untuk pengembangan aplikasi AI di tingkat enterprise maupun riset akademis.

Peluncuran ini menegaskan posisi Alibaba Cloud bukan lagi sebagai pengikut, melainkan pemimpin inovasi dalam perlombaan senjata AI global, memaksa kompetitor untuk memikirkan ulang strategi efisiensi dan kapabilitas agen otonom mereka.

Kategori :