Kombinasi tersebut membuat laptop mampu menangani multitasking ringan, browsing intensif, pengolahan dokumen, hingga penggunaan aplikasi desain dasar dengan responsif.
Pengolah grafis terintegrasi AMD Radeon juga cukup mumpuni untuk kebutuhan multimedia.
Streaming video resolusi tinggi hingga editing foto sederhana dapat dijalankan dengan lancar.
Meski bukan ditujukan untuk gaming berat, laptop ini masih sanggup menjalankan game ringan dengan pengaturan grafis menengah.
Desain Tipis, Nyaman Dibawa ke Mana Saja
Asus mempertahankan identitas Vivobook yang ramping dan modern.
Dengan bobot sekitar 1,6 kilogram, Vivobook Go 15 OLED tergolong ringan untuk laptop berlayar 15,6 inci.
Mobilitas pun menjadi nilai tambah, baik untuk ke kampus, kantor, maupun bekerja dari kafe.
Pilihan warna seperti Cool Silver dan Green Grey memberikan kesan simpel namun tetap stylish.
Keyboard chiclet dengan key travel yang nyaman serta touchpad presisi mendukung produktivitas harian.
Beberapa varian bahkan sudah dibekali sensor sidik jari yang terintegrasi dengan Windows Hello, membuat proses login lebih aman dan praktis.
Harga Terjangkau, Nilai Lebih Tinggi
Faktor harga menjadi salah satu daya tarik utama Vivobook Go 15 OLED.
Di Indonesia, laptop ini dipasarkan di kisaran Rp7 jutaan hingga Rp9 jutaan, tergantung konfigurasi RAM dan SSD.
Dengan banderol tersebut, pengguna sudah menikmati layar OLED—fitur yang biasanya hanya ditemukan pada laptop belasan juta rupiah.
Pendekatan ini membuat Asus sukses menjangkau segmen generasi muda, termasuk mahasiswa desain pemula dan content creator yang membutuhkan layar akurat untuk konsumsi maupun produksi konten visual.