MUARA ENIM - Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Sumsel Bersih, geruduk PLTU Sumsel 1 di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Rabu (29/9). Dalam aksi tersebut dihadiri Freddy Febriyansyah (Camat Rambang Niru), AKP Sofyan (Kapolsek Rambang Dangku), Danramil 404-04/Gumeg diwakili Pelda Dadang (Battud Koramil 404-04/Gumeg), Aipda Adit (Kanit Intelkam Polsek Rambang Niru) dan pihak PLTU Sumsel 1, Mr Liu Jian Jun dan Mr Alex Yang. Dalam aksi damai tersebut, dipimpin oleh Koordinator Lapangan Rinaldi Davinci dari Sumsel Bersih menyampaikan beberapa tuntutan yakni meminta PLTU Sumsel 1 untuk segera lakukan evaluasi segera, menggugat PLTU Sumsel 1 untuk segera mensejahterakan masyarakat sekitar PLTU. Mereka juga mengutuk keras dugaan mafia yang mengatasnamakan masyarakat untuk kepentingan pribadi, maupun kelompok tertentu terhadap seluruh pengadaan jasa yang ditawarkan di PLTU Sumsel 1. Juga meminta janji PLTU Sumsel 1 terhadap perjanjian eks lahan dengan masyarakat yang diiming-imingi untuk segera bekerja di PLTU Sumsel 1. Kemudian, Rinaldi, bahwa letak PLTU Sumsel 1 adalah tempat bersejarah yang menjadi cagar budaya yang dilestarikan. "Segera buka kembali mata air dan aliran sungai yang ditutup oleh PLTU Sumsel 1 karena air adalah sumber kehidupan masyarakat," tegasnya. Pihaknya juga meminta pihak PLTU Sumsel 1 menyerahkan dokumen lengkap tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal kepada pemerintah desa setempat. Selanjutnya men-deportasi tenaga kerja asing yang menggunakan visa kunjungan/tidak menggunakan visa kerja kepada pemerintah desa setempat. "Kita minta transparansi data dan informasi perusahaan konstruksi tentang administrasi perizinan dan perusahaan kepada Masyarakat atau pemerintah setempat," cetusnya. Masyarakat mendesak untuk wujudkan Hutan Konservasi Kawasan PLTU Sumsel 1 dan segera realisasikan 1000 tanaman yang dijanjikan Kepada Masyarakat Tanjung Menang. Sementara itu dari PLTU Sumsel 1yang diwakili Mr.Liu Jian Jun yang didamping penerjemah Merry mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memenuhi semua tuntutan dari Sumsel Bersih karena keterbatasan pihak PLTU Sumsel 1. "Namun akan melakukan mediasi lanjutan untuk dua hari ke depan pada tanggal 2 Oktober 2021 dengan prioritas untuk membahas masalah pengadaan jasa yang ditawarkan di PLTU Sumsel 1," bebernya. Lanjutnya, pihaknya akan melaporkan tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal kepada pemerintah desa setempat. "Kita komit akan men-deportasi tenaga kerja asing yang menggunakan visa kunjungan/tidak menggunakan visa kerja kepada pemerintah desa setempat," urainya. "Soal hutan Konservasi Kawasan PLTU Sumsel 1 dan realisasikan 1000 tanaman yang dijanjikan Kepada Masyarakat Desa Tanjung Menang akan dibicarakan dalam mediasi," pungkasnya. (way)
Tagih Janji, PLTU Sumsel 1 Digeruduk Massa Sumsel Bersih
Senin 20-11-2023,16:23 WIB
Reporter : Admin 07
Editor : Admin 07
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,14:32 WIB
Spesifikasi Infinix Note 50 Pro, Andalkan Layar AMOLED dan Helio G100 Ultimate
Kamis 29-10-2026,10:23 WIB
Ardiles x 2TimesToo Hadirkan Coventry, Sepatu Bergaya Sporty dengan Sentuhan Streetwear Modern
Kamis 29-10-2026,11:24 WIB
Nike x ONE PIECE Resmi Hadir, Hadirkan Air Max Plus Terinspirasi Buah Iblis
Kamis 29-10-2026,09:21 WIB
Ardiles x Speedy Weedy, Sepatu Basket Kolaborasi yang Padukan Performa dan Gaya Streetwear
Kamis 29-10-2026,13:31 WIB
Desain Modern dan Kamera 50 MP, Ini Daya Tarik Samsung Galaxy A56 5G
Terkini
Jumat 30-10-2026,01:03 WIB
Performa Gaming Jadi Andalan, Ini Harga dan Spesifikasi Infinix GT 30 Pro
Jumat 30-10-2026,01:02 WIB
Infinix Hot 70 Pro 5G Hadir dengan Android 16 dan XOS 16
Kamis 29-10-2026,23:46 WIB
Jilbab Paris Rabbani: Harga, Bahan, dan Spesifikasi Terbarunya
Kamis 29-10-2026,22:45 WIB
iPad Mini 7 A17 Pro: Tablet Premium yang Praktis Dibawa ke Mana Saja
Kamis 29-10-2026,21:45 WIB