Bahaya Heatstroke Saat Cuaca Panas, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Bahaya Heatstroke Saat Cuaca Panas, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Perubahan cuaca yang semakin panas meningkatkan risiko heatstroke, kondisi serius yang dapat terjadi akibat paparan suhu tinggi dalam waktu lama. Masyarakat diimbau untuk menjaga hidrasi tubuh, menghindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari, ser-Foto_ist-

OKINEWS.CO - Cuaca panas dengan suhu yang tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah heatstroke atau sengatan panas.

Kondisi ini terjadi ketika suhu tubuh meningkat secara drastis hingga tubuh tidak lagi mampu mengatur suhu secara normal.

Heatstroke merupakan kondisi yang memerlukan penanganan segera karena dapat mengganggu fungsi organ tubuh dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius apabila tidak segera ditangani.

Heatstroke umumnya terjadi setelah seseorang terpapar suhu lingkungan yang sangat panas dalam waktu lama atau melakukan aktivitas fisik berat di bawah terik matahari.

BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele! Makanan Favorit Ini Ternyata Bisa Berdampak Buruk

BACA JUGA:Nescafe Makin Digemari, Temani Produktivitas Generasi Z Sehari-hari

Saat tubuh kehilangan kemampuan untuk mendinginkan diri melalui keringat, suhu tubuh dapat meningkat hingga lebih dari 40 derajat Celsius.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi fungsi otak, jantung, ginjal, dan organ vital lainnya.

Gejala heatstroke perlu dikenali sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Beberapa tanda yang sering muncul antara lain suhu tubuh yang sangat tinggi, kulit terasa panas dan kering atau terkadang masih berkeringat, sakit kepala, pusing, lemas, mual, muntah, denyut jantung lebih cepat, napas menjadi cepat, hingga kebingungan.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Video Pendek, YouTube Shorts Kini Punya Fitur ala TikTok

BACA JUGA: Xiaomi Redmi Note 14 Pro+ vs 14 Pro+ 5G (2026), Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Pada kondisi yang lebih berat, penderita dapat mengalami penurunan kesadaran bahkan kejang sehingga memerlukan pertolongan medis segera.

Kelompok yang lebih berisiko mengalami heatstroke meliputi pekerja lapangan, atlet, lansia, anak-anak, serta individu yang melakukan aktivitas berat di luar ruangan saat cuaca sangat panas.

Sumber: