Autoimun Mengintai Perempuan: Pakar UGM Tekankan Pentingnya Kelola Stres

Autoimun Mengintai Perempuan: Pakar UGM Tekankan Pentingnya Kelola Stres

Pakar Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan bahwa perempuan lebih rentan terkena penyakit autoimun akibat faktor hormonal dan biologis, sehingga pengelolaan stres menjadi langkah krusial untuk mencegah risikonya.-foto:ist-

OKINEWS.CO - Fenomena kesehatan mengenai penyakit autoimun kini kian mendapat perhatian luas.

Menariknya, berbagai data medis secara konsisten menunjukkan bahwa mayoritas penderita kondisi ini adalah kaum perempuan.

Menanggapi hal tersebut, pakar kesehatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan penjelasan komprehensif mengenai penyebab biologis di balik kerentanan tersebut, sekaligus menekankan pentingnya manajemen stres sebagai salah satu benteng pertahanan utama.

Sistem kekebalan tubuh perempuan secara alami dirancang lebih kuat dan responsif dibandingkan pria.

BACA JUGA:Ngorok Bisa Picu Stroke? Ini Fakta Medisnya!

BACA JUGA:Di Balik Formula Legendaris Bodrex, Solusi Instan Redakan Demam dan Nyeri!

Secara evolusioner, keunggulan biologis ini berguna untuk melindungi tubuh wanita saat masa kehamilan serta menjaga kelangsungan reproduksi.

Namun, kelebihan ini bak pisau bermata dua.

Aktivitas sistem imun yang terlalu sensitif dan overaktif berisiko tinggi salah mengenali sel-sel sehat dalam tubuh sendiri sebagai musuh, yang kemudian memicu terjadinya penyakit autoimun seperti lupus, rheumatoid arthritis, hingga psoriasis.

Selain faktor kesiapan imun biologis, perbedaan struktur kromosom dan ketidakseimbangan hormon juga memegang peranan vital.

BACA JUGA:Minum Kopi Tanpa Gula? Ini Deretan Manfaat Sehat yang Jarang Diketahui!

BACA JUGA:Dokter Anak Tegaskan Vaksinasi Sejak Dini Jadi Tameng Utama Kesehatan Buah Hati

Perempuan memiliki dua kromosom X yang membawa banyak gen terkait fungsi kekebalan tubuh.

Jika terdapat regulasi yang terganggu pada salah satu kromosom X tersebut, risiko gangguan autoimun akan meningkat drastis.

Sumber: