Sibuk Terus, Tapi Target Tak Kunjung Selesai? Ini yang Perlu Diperhatikan
Terlalu sibuk ternyata belum tentu produktif. Banyak aktivitas, multitasking, dan gangguan justru dapat membuat pekerjaan kurang efektif. Lantas, apa yang menyebabkan kesibukan tidak selalu berbanding lurus dengan produktivitas? Simak selengkapnya dalam a-foto. ist-
OKINEWS. COM - Banyak orang menganggap kesibukan sebagai tanda bahwa dirinya produktif.
Bangun pagi, mengecek banyak pesan, menghadiri berbagai pertemuan, menyelesaikan pekerjaan secara bersamaan hingga terus berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya sering kali dianggap sebagai rutinitas orang yang berhasil.
Namun, penelitian mengenai produktivitas menunjukkan bahwa sibuk dan produktif sebenarnya merupakan dua hal yang berbeda.
Seseorang bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk bekerja, tetapi belum tentu menghasilkan sesuatu yang benar-benar berarti.
BACA JUGA:Smartwatch Bukan Sekadar Jam, Kini Jadi Asisten Pintar untuk Gaya Hidup Modern
BACA JUGA:Sawah Tanpa Lumpur? Teknologi Ini Ubah Wajah Pertanian Masa Depan!
Sebaliknya, orang yang terlihat lebih santai dan hanya mengerjakan beberapa tugas dalam sehari justru bisa menyelesaikan pekerjaan penting dengan hasil yang lebih baik.
Salah satu penyebab utama kesibukan tidak selalu berbanding lurus dengan produktivitas adalah terlalu banyak melakukan multitasking.
Ketika seseorang berusaha mengerjakan beberapa hal sekaligus, perhatian akan terus berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya.
Kondisi ini membuat otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setiap kali berganti tugas.
BACA JUGA:Minum Kopi Tanpa Gula? Ini Deretan Manfaat Sehat yang Jarang Diketahui!
Akibatnya, pekerjaan yang seharusnya dapat diselesaikan dengan cepat justru membutuhkan waktu lebih panjang.
Kesalahan juga lebih mudah terjadi karena konsentrasi tidak sepenuhnya tertuju pada satu pekerjaan.
Sumber: