Goodbye HP 1 Jutaan: Harga Memori Meroket, Dompet Kaum Mendang-Mending Menjerit!

Goodbye HP 1 Jutaan: Harga Memori Meroket, Dompet Kaum Mendang-Mending Menjerit!

Buat kaum mendang-mending, ada kabar kurang sedap nih. Harga memori yang makin mahal bikin stok HP kelas entry-level terancam punah atau malah naik harga. Jadi, mending beli HP incaranmu sekarang atau nanti aja? -foto:ist-

OKINEWS.CO - Pasar smartphone global sedang menghadapi tantangan besar yang siap mengubah peta persaingan gadget, khususnya di kelas entry-level.

Bagi Anda yang terbiasa berburu smartphone dengan spesifikasi tinggi namun memiliki label harga miring, bersiaplah untuk kecewa.

Laporan terbaru dari rantai pasok industri teknologi menunjukkan bahwa harga komponen memori, baik RAM maupun penyimpanan internal (storage), terus mengalami lonjakan harga yang signifikan.

Dampak langsungnya sudah bisa ditebak: keberadaan HP murah di pasaran diprediksi akan semakin jarang dan langka dalam beberapa waktu ke depan.

BACA JUGA:iPhone 18 Pro Bakal Bawa Revolusi Kamera yang Mengguncang Pasar

BACA JUGA:Pecinta Staycation Wajib Tahu! Ada Doughnut Gratis di The Zuri Hotel Palembang

Kenaikan harga bahan baku dan tingginya biaya produksi menjadi pemicu utama mengapa cip memori kini dibanderol jauh lebih mahal.

Selama beberapa tahun terakhir, konsumen dimanjakan dengan ponsel pintar berharga terjangkau yang sudah dilengkapi RAM 8 GB serta penyimpanan internal luas.

Sayangnya, formula tersebut kini sangat sulit dipertahankan oleh para produsen.

Biaya produksi yang membengkak memaksa para vendor smartphone untuk memutar otak demi menjaga margin keuntungan mereka tetap aman.

BACA JUGA:Bukan Lipat Lagi! Samsung Galaxy Z Slide Siap Manjakan Mata dengan Layar Gulung 10 Inci

BACA JUGA:Shopee Permudah Belanja Bahan Makanan hingga Obat Bebas di Belanja Instant 1 Jam Tiba

Ada dua opsi pahit yang kemungkinan besar akan diambil oleh para produsen gadget saat ini.

Opsi pertama adalah tetap memproduksi smartphone dengan harga murah, namun dengan memangkas spesifikasinya secara drastis—misalnya kembali menggunakan RAM berkapasitas kecil yang membuat performa ponsel terasa lambat untuk standar aplikasi modern.

Sumber: