Donat Boleh Dinikmati, Asal Jangan Berlebihan! Ini Alasannya

Donat Boleh Dinikmati, Asal Jangan Berlebihan! Ini Alasannya

Donat memang menjadi camilan favorit banyak orang berkat rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut. Namun, di balik kelezatannya, kandungan gula yang tinggi dapat memicu lonjakan gula darah yang diikuti penurunan energi, sehingga tubuh terasa lebih mu-foto: ist-

OKINEWS.CO - Donat menjadi salah satu camilan yang digemari berbagai kalangan karena teksturnya yang lembut dan cita rasanya yang manis.

Hidangan ini mudah ditemukan di toko roti, gerai makanan cepat saji, hingga kafe.

Namun, di balik kelezatannya, donat mengandung gula dalam jumlah yang relatif tinggi sehingga perlu dikonsumsi secara bijak.

Jika terlalu sering atau berlebihan, kandungan gula dalam donat dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan sekaligus memengaruhi tingkat energi tubuh.

BACA JUGA:Minuman Favorit Sepanjang Hari, Jus Alpukat Jadi Pilihan Sehat

BACA JUGA:Siap-Siap Bobol Tabungan! Harga Pre-Order GTA 6 Bocor, Gamer PC Malah Gigit Jari

Pada umumnya, donat dibuat dari tepung terigu, gula, mentega atau margarin, telur, serta digoreng menggunakan minyak.

Tidak sedikit pula donat yang diberi tambahan topping seperti cokelat, gula halus, karamel, atau krim manis.

Tambahan tersebut membuat kadar gula dan kalori menjadi semakin tinggi.

Ketika seseorang mengonsumsi makanan tinggi gula seperti donat, kadar gula darah akan meningkat dengan cepat.

BACA JUGA:Kantong Bolong Demi 2nm: Galaxy S27 Ultra Siap Bikin Dompet Menangis!

BACA JUGA:Tak Terlihat Tapi Terpantau, Sinyal WiFi Bisa Kenali Identitas Orang

Tubuh kemudian melepaskan hormon insulin untuk membantu menurunkan kadar gula darah agar kembali normal.

Proses ini dapat menyebabkan penurunan gula darah secara relatif cepat pada sebagian orang, sehingga muncul rasa lelah, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi.

Sumber: