Bukan Sekadar Aksesoris: Tren Phone Strap Jadi Solusi Ampuh Cegah HP Raib Dipepet Copet!

Bukan Sekadar Aksesoris: Tren Phone Strap Jadi Solusi Ampuh Cegah HP Raib Dipepet Copet!

Demi meningkatkan keamanan gadget di tempat ramai, penggunaan tali HP lanyard kini menjadi tren wajib anak muda untuk mencegah risiko kecopetan dan tertinggal di area publik.-Foto : ist-

OKINEWS.CO - Kehilangan smartphone atau mendapati layar ponsel retak karena tidak sengaja terjatuh kini menjadi mimpi buruk bagi hampir setiap orang di era digital.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat urban, risiko kehilangan ponsel akibat kelalaian pribadi maupun aksi kriminal seperti pencopetan kian mengintai.

Namun, sebuah tren lama kini kembali naik daun dan bertransformasi menjadi pahlawan penyelamat tali HP lanyard atau yang akrab disebut phone strap.

Aksesoris yang awalnya hanya dianggap sebagai pemanis tampilan ponsel ini, kini telah bergeser fungsi menjadi perangkat keamanan esensial.

BACA JUGA:Bye Muka Bantal! Trik No-Makeup Look 5 Menit Ini Bikin Kamu Auto Segar Seharian

BACA JUGA:Dua Layar Lebih Gahar: ASUS Zenbook DUO 2026 Libas Habis Batasan Laptop Biasa!

Modelnya pun bervariasi, mulai dari tali selempang (crossbody), tali pergelangan tangan (wrist strap), hingga untaian manik-manik estetik ala generasi Z.

Tidak sekadar membuat penampilan lebih modis, penggunaan lanyard terbukti efektif meminimalisir drama "HP tertinggal" di meja kafe atau tempat umum lainnya.

Dengan mengalungkan atau mengaitkan ponsel ke tubuh, pengguna tidak perlu lagi repot bolak-balik memeriksa kantong pakaian mereka.

"Awalnya saya beli cuma karena lucu buat pelengkap outfit of the day (OOTD).

BACA JUGA:Bosan Wangi Menyengat? Parfum Aroma Bayi Ini Bikin Kamu Auto Kalem Seharian

BACA JUGA:Solusi Meja Kerja Rapi Tanpa Drama: Satu Menara untuk Semua Gadget Kamu

Tapi setelah dipakai, baru terasa manfaatnya.

Waktu nonton konser kemarin, saya merasa jauh lebih aman dari copet karena HP selalu menggantung di dada dan dalam jangkauan pandangan," ujar Clarissa (23), seorang mahasiswi di Jakarta, saat ditemui di sebuah festival musik sabtu lalu.

Sumber: