Bukan Sekadar Gosip: Menguak Teknik Mirroring yang Mengincar Pesan Anda
Waspada! Kasus penyadapan WhatsApp kini semakin marak dengan modus yang kian beragam, mulai dari rekayasa sosial hingga kiriman file APK palsu. Kenali ciri-ciri akun yang sedang diintai dan segera aktifkan fitur keamanan ganda untuk melindungi data pribad-Foto: ist-
OKINEWS.CO - Di era digital yang serba cepat, WhatsApp telah bertransformasi dari sekadar aplikasi bertukar pesan menjadi brankas pribadi yang menyimpan data sensitif, mulai dari urusan pekerjaan hingga transaksi perbankan.
Namun, popularitas ini juga menjadikan WhatsApp sebagai target utama para peretas.
Pertanyaan besarnya Benarkah WhatsApp bisa disadap? Jawabannya adalah ya, namun biasanya melalui kelalaian pengguna atau eksploitasi celah keamanan pada perangkat, bukan melalui sistem enkripsi end-to-end milik WhatsApp itu sendiri.
Modus Operandi yang Sering Digunakan
BACA JUGA:Siapa Bilang Mewah Harus Mahal? Intip HP Redmi 256GB Termurah 2026
BACA JUGA:Bukan Sekadar Update, Galaxy A57 5G adalah Revolusi Gaya Hidup Digital
Para pelaku kejahatan siber terus memperbarui taktik mereka.
Salah satu yang paling marak adalah Social Engineering atau rekayasa sosial.
Pelaku akan berpura-pura menjadi pihak resmi dan meminta kode OTP (One-Time Password) dengan berbagai alasan, seperti salah kirim atau hadiah undian.
Sekali Anda memberikan kode tersebut, akun Anda akan berpindah tangan dalam hitungan detik.
BACA JUGA:iPhone vs Android Kini Satu Benteng Keamanan
BACA JUGA:Rahasia Parfum Tahan Lama Meski Cuaca Terik Sepanjang Hari
Selain itu, modus Mirroring melalui fitur Linked Devices (Perangkat Tertaut) sering digunakan oleh orang-orang terdekat atau pihak yang sempat memegang ponsel Anda secara fisik.
Mereka memindai kode QR ke perangkat lain sehingga semua aktivitas chat Anda dapat dipantau secara real-time.
Sumber: