Teknologi Deteksi Motor Berbasis AI Siap Uji di Kondisi Macet Kota Besar

Teknologi Deteksi Motor Berbasis AI Siap Uji di Kondisi Macet Kota Besar

Teknologi Deteksi Motor Berbasis AI Siap Uji di Kondisi Macet Kota Besar-Foto: IST-

OKINEWS.CO  – Meski implementasi teknologi AI Motorcycle Detection pada sistem ADAS 2026 belum luas tersedia di Indonesia, inovasi prototipe menunjukkan potensi signifikan untuk kondisi lalu lintas padat seperti Jakarta.

Uno Minda memperkenalkan konsep sepeda motor listrik yang dilengkapi Advanced Rider Assistance Systems (ARAS) di pameran Automechanika 2026, menandai kemajuan penting dalam keselamatan pengendara motor di kota besar.

Prototipe ARAS: Motor Listrik Masa Depan

Konsep ARAS Uno Minda menonjolkan kemampuan deteksi motor, helm, dan stang menggunakan kombinasi radar depan serta kamera belakang.

BACA JUGA:Zeekr 7X Siap Melaju: Mobil Listrik dengan Desain Mewah dan Modular

BACA JUGA:Performa Ngebut! Ini Spesifikasi Lengkap iQOO Neo 11

Sistem ini menyertakan fitur Blind Spot Monitoring dan Forward Collision Warning, yang dirancang untuk menghadapi perilaku motor lincah di kemacetan tinggi, mirip dengan kondisi di Jakarta.

Menurut pameran, teknologi ini memungkinkan pengendara motor merespons potensi tabrakan lebih cepat, bahkan dalam kepadatan lalu lintas yang ekstrem.

Adaptasi Teknologi untuk Jakarta

Di ibukota, dengan motor sebagai kendaraan dominan, sistem seperti RideHawk™ yang diuji pada 2024-2025 menunjukkan relevansi besar.

BACA JUGA:Mobil Listrik Keluarga Mewah: Spesifikasi Lengkap Zeekr 009

BACA JUGA:Dari Spider-Man ke Wolverine: Gebrakan Baru Insomniac di Industri Game

Teknologi ini menggunakan AI untuk mendeteksi risiko tabrakan motor, secara otomatis menyesuaikan jarak aman antara pengendara.

Prototipe ADAS 2026 memiliki potensi untuk menambahkan fitur Traffic Jam Assist, yang mendukung pengendara motor dalam kondisi macet atau lalu lintas lambat, meskipun saat ini fokusnya masih pada mobil.

Manfaat Langsung bagi Pengendara

Implementasi ADAS untuk motor akan meningkatkan keselamatan melalui peringatan suara dan visual ketika ada motor mendekat terlalu cepat. Di Jakarta, teknologi ini bisa melengkapi sistem Intelligent Traffic Control System (ITCS), yang saat ini belum menyediakan deteksi spesifik untuk motor. Dengan adaptasi tepat, AI dapat meminimalkan kecelakaan dan meningkatkan kesadaran pengendara, sekaligus mendukung pengaturan arus lalu lintas yang lebih efektif.

Sumber: