Project Silica, Strategi Microsoft Mengabadikan Data hingga 10 Milenium
Microsoft memperkenalkan terobosan bernama Project Silica, sebuah teknologi penyimpanan berbasis kaca kuarsa yang diklaim mampu menjaga data hingga 10.000 tahun.-Foto IST -
OKINEWS.CO - Lonjakan data digital global membuat kebutuhan akan penyimpanan jangka panjang semakin krusial.
Arsip film, dokumen negara, riset ilmiah, hingga rekaman budaya kini tersimpan dalam format digital yang rentan rusak jika tidak dikelola dengan benar.
Melihat tantangan tersebut, Microsoft memperkenalkan terobosan bernama Project Silica, sebuah teknologi penyimpanan berbasis kaca kuarsa yang diklaim mampu menjaga data hingga 10.000 tahun.
Berbeda dari hard disk drive (HDD), solid state drive (SSD), maupun pita magnetik yang memiliki masa pakai terbatas dan membutuhkan perawatan berkala, Project Silica menggunakan material kaca kuarsa sebagai media utama.
BACA JUGA:OhSnap MCON: Controller Magnetik yang Bikin HP Makin Sakti!
BACA JUGA:Tiga Magnetic Power Bank Ini Wajib Dimiliki Pengguna iPhone
Data ditulis ke dalam kaca menggunakan laser femtosecond, yaitu pulsa laser ultra-cepat yang menciptakan struktur mikro tiga dimensi di dalam lapisan kaca.
Struktur tersebut menyimpan informasi dalam bentuk pola permanen yang tidak mudah terpengaruh suhu tinggi, air, goresan, medan magnet, bahkan radiasi.
Secara teknis, setiap keping kaca dirancang memiliki ketahanan fisik ekstrem.
Media ini tidak memerlukan pendinginan aktif atau suplai listrik selama penyimpanan, sehingga cocok untuk sistem arsip jangka panjang atau cold storage.
BACA JUGA:Gamepad PC Premium 2026: GameSir G7 Pro 8K Hadirkan Edisi Khusus Nioh 3
BACA JUGA:Gemini 3.1 Pro Meluncur: Fitur AI Generatif Super Canggih dari Google
Untuk membaca data, Microsoft mengembangkan sistem optik berbasis kecerdasan buatan yang mampu menerjemahkan pola mikro dalam kaca menjadi file digital seperti semula.
Project Silica dirancang untuk kebutuhan institusi besar seperti perpustakaan nasional, lembaga penelitian, industri perfilman, serta organisasi pemerintah.
Sumber: