Mengenang Hideki Sato: Sosok Jenius di Balik Konsol Legendaris Sega
Duka Industri Game: Bapak Hardware Sega, Hideki Sato, Meninggal Dunia-foto :IST-
OKINEWS.CO - Industri video game global kembali diselimuti awan duka. Hideki Sato, sosok legendaris yang sering dijuluki sebagai "Bapak Hardware Sega" dan mantan Presiden Sega, dilaporkan telah meninggal dunia.
Kepergian Sato menandai hilangnya salah satu insinyur paling berpengaruh dalam sejarah hiburan elektronik, seorang visioner yang karyanya mendefinisikan masa kecil jutaan gamer di seluruh dunia pada era 80-an dan 90-an.
Hideki Sato bukanlah nama yang sekadar lewat dalam sejarah perusahaan.
Bergabung dengan Sega Enterprises pada tahun 1971, Sato mendedikasikan hidupnya untuk mengubah cara manusia menikmati hiburan di rumah.
BACA JUGA:Hype Banget! Game John Wick Resmi Masuk PS5, Aksi Baba Yaga Siap Bikin Gamer Deg-degan
BACA JUGA:Sony Hidupkan Kembali Legenda: God of War Trilogy Remake dan Spinoff Sons of Sparta Resmi Diumumkan
Di masa awal karirnya, ia terlibat langsung dalam pengembangan game arcade elektromekanik sebelum akhirnya memimpin transisi perusahaan menuju pasar konsol rumahan yang saat itu masih sangat baru.
Kontribusi pertamanya yang signifikan terlihat pada pengembangan SG-1000, konsol pertama Sega yang dirilis pada tahun 1983, yang menjadi batu loncatan bagi inovasi-inovasi selanjutnya.
Namun, nama Hideki Sato akan selamanya terukir emas berkat perannya dalam perancangan Sega Mega Drive (dikenal sebagai Genesis di Amerika Utara).
Di bawah arahan teknisnya, Mega Drive lahir sebagai mesin 16-bit yang revolusioner, menawarkan grafis dan kecepatan pemrosesan yang jauh melampaui kompetitornya kala itu.
BACA JUGA:Anti Lowbat! Inilah 10 Smartphone Android Super Ngebut, Isi Daya Kurang dari 10 Menit
Konsol ini tidak hanya memicu "perang konsol" yang sengit dengan Nintendo, tetapi juga memperkenalkan budaya pop yang lebih keren dan agresif melalui slogan "Genesis Does What Nintendon't".
Sato memahami bahwa untuk memenangkan pasar, perangkat keras harus mampu menghadirkan pengalaman arcade yang otentik ke ruang tamu, sebuah filosofi yang terus ia pegang teguh.
Sumber: