Pantai Timur OKI, Pesisir Terpanjang Sumsel dengan Potensi Strategis Ekonomi dan Wisata
Kawasan Pantai Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tercatat sebagai wilayah pesisir terpanjang di provinsi tersebut-Foto: IST-
OKINEWS.CO - Kawasan Pantai Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tercatat sebagai wilayah pesisir terpanjang di provinsi tersebut. Garis pantainya membentang sekitar 295 kilometer, dimulai dari Kecamatan Air Sugihan hingga berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung.
Panjang bentang pesisir ini menjadikan Pantai Timur OKI sebagai kawasan strategis, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun pengembangan wilayah.
Secara administratif, wilayah Pantai Timur OKI meliputi sejumlah kecamatan pesisir, antara lain Sungai Menang, Cengal, Tulung Selapan, dan Air Sugihan.
Dalam beberapa kajian pengembangan wilayah, kawasan ini juga kerap dikaitkan dengan Pangkalan Lampam dan Pampangan sebagai wilayah penyangga.
BACA JUGA:Jejak Sejarah Tulung Selapan, Kecamatan Tertua di Ogan Komering Ilir
BACA JUGA:Pulau Maspari, Pulau Berpasir Tunggal di Sumsel yang Menyimpan Pesona Alam dan Konservasi Penyu
Topografi Pantai Timur OKI didominasi dataran rendah dengan karakter pantai berlumpur, kawasan mangrove yang luas, serta beberapa titik pantai berpasir putih yang masih alami.
Salah satu bentang alam yang menonjol berada di kawasan Sungai Sibur dan Kuala Sungai Pasir, yang dikenal memiliki pantai berpasir putih di tengah dominasi ekosistem rawa dan mangrove.
Kondisi ini menciptakan lanskap pesisir yang unik dan jarang dijumpai di wilayah lain di Sumatera Selatan.
Dari sisi sejarah, jalur laut Pantai Timur OKI bukanlah kawasan baru dalam peta pelayaran Nusantara. Catatan sejarah menyebutkan bahwa sejak abad ke-16, kawasan perairan ini telah dilalui oleh pelaut Portugis.
BACA JUGA:Hyundai Creta EV Resmi Meluncur di India, Indonesia Masih Menunggu Kepastian
BACA JUGA:Wuling Cloud EV 2026 Perkuat Keamanan Berkendara Lewat Kamera 360 dan Blind Spot Monitoring
Pulau Maspari, yang berada tidak jauh dari garis pantai utama, dikenal memiliki terumbu karang yang masih terjaga serta menjadi lokasi penting bagi konservasi penyu.
Potensi Ekonomi dan Infrastruktur
Penduduk Pantai Timur OKI berasal dari beragam latar belakang etnis, seperti Bugis, Melayu, Jawa, dan Sunda. Mata pencaharian utama masyarakat pesisir bertumpu pada sektor perikanan tangkap, tambak udang, serta usaha rumah walet. Kawasan seperti Bumi Pratama Mandira dikenal sebagai salah satu sentra tambak yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber: